Berita Tangerang

Waspada Angin Kencang di Tangerang Selatan, Masyarakat Diminta Hati-hati

Masyarakat Kota Tangerang Selatan diminta lebih waspada terhadap fenomena hujan angin yang sering terjadi di musim pancaroba

Waspada Angin Kencang di Tangerang Selatan, Masyarakat Diminta Hati-hati
Kompas.com
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTA KOTA - Masyarakat Kota Tangerang Selatan diminta lebih waspada terhadap fenomena hujan angin yang sering terjadi di musim pancaroba.

Menurut Kepala Stasiun Klimatologi Tangerang Selatan Sukasno, dampak dari angin kencang di musim pancaroba dapat berpotensi merobohkan pohon hingga baliho.

"BMKG mengimbau agar masyarakat betul-betul memperhatikan terkait potensi dampak akibat angin kencang ini, seperti pohon yang tinggi apalagi yang sudah tua dan rapuh, baliho ukuran besar, dan benda lainnya yang berpotensi roboh akibat angin kencang," ujar Sukasno dikonfirmasi, Kamis (14/11/2019).

Sukasno menambahkan, musim pancaroba diprediksi akan berakhir sampai akhir bulan November 2019.

"Untuk wilayah Tangerang Selatan masa pancaroba diprakirakan sampai akhir bulan November ini," jelasnya.

Sukasno menerangkan, memasuki musim penghujan, awan cumulonimbus sudah mulai terbentuk.

Dampak dari awan hujan itu pun adalah adanya angin kencang.

"Sekarang sudah mulai banyak terbentuk awan Hujan yang namanya Awan Cumulonimbus, angin kencang merupakan fenomena ekstrem yg ditimbulkannya saat pancaroba dan harus diwaspadai," ujarnya.

Selain angin kencang, musim pancaroba juga memiliki fenomena lainnya yaitu hujan sporadis yakni hujan yang cukup lebat.

"Fenomena ekstrim yang lain saat pancaroba di antaranya hujan lebat sporadis disertai petir," ungkapnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved