Breaking News:

Kecelakaan GrabWheels

Kecelakaan GrabWheel - YLKI Sebut Perlu Ada Aturan Ketat Keberadaan Skuter Listrik

Tewasnya dua penguna skuter listrik GrabWheel dikawasan Senayan beberapa waktu lalu, menuai sorotan berbagai pihak atas keberadaan skuter listrik ters

Warta Kota/Rangga Baskoro
ajar (kiri), Wanda (tengah) dan Wulan (kanan) yang merupakan saksi mata dan teman korban tewas kecelakaan GrabWheel, Ammar dan Wisnu saat ditemui di rumah duka Ammar, Jalan Pisangan Lama 2, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (13/11/2019). 

Tewasnya dua penguna skuter listrik GrabWheel dikawasan Senayan beberapa waktu lalu, menuai sorotan berbagai pihak atas keberadaan skuter listrik tersebut.

Bahkan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengritik keras managemen Grab atas kejadian itu.

"Memang managemen Grab telah menyampaikan duka cita dan akan memberikan dukungan yang lain pada keluarga korban. Namun ini tentu saja sangat tidak cukup," kata Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi, Kamis (14/11/2019)

Pihaknya menduga kuat managemen Grab belum atau tidak memberikan edukasi yang kuat kepada pengguna Grabwheel, mana yang boleh dan mana yang tidak boleh, terutama terkait aspek safety.

Atas hal ini, YLKI meminta managemen Grab untuk menghentikan sewa skuter listrik, sebelum memperbaiki aspek safety kepada calon penggunanya.

 TERUNGKAP Sniper Cantik Ini Jadi Tentara yang Paling Dicari ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp14 Milliar

 Ahok Bertemu Menteri BUMN Erick Thohir, Ahok Ditunjuk Jadi Bos BUMN?

 INI Sosok Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Pakai Jaket Ojek Online dan Bawa Ransel Besar

 Bomber Polresta Medan Mahasiswa Berumur 24 Tahun, Pernah Aktif di Organisasi Ini Saat Lajang

Selain itu, YLKI mendesak kepada Pemprov DKI Jakarta bahkan Kemenhub, untuk segera mengatur secara ketat keberadaan skutir listrik, sebelum meluas menjadi masalah baru.

Pihaknya akan mendukung Dishub DKI Jakarta yang akan mengatur hal ini, agar secara cepat disahkan oleh Gubernur DKI Jakarta.

"Poin poin krusial yang perlu diatur, antara lain: perizinan yang ketat, pentarifan, dan juga jaminan asuransi. Intinya keberadaan skuter listrik harus dikendalikan dengan kuat," ujarnya.

 Ini Respon Ketua DPRD saat Tahu Sekda DKI Saefullah dari Partai Gerindra Masuk Kandidat Cawagub DKI

Tak hanya itu atas kejadian itu, YLKI juga meminta dan mendesak pihak pihak yang menyewakan skuter listrik, terutama Grab, untuk memastikan dan menjamin bahwa pengguna skuter tersebut telah paham hal ikhwal terkait rambu rambu lalu lintas, dan aspek yang lebih detil, terutama dari sisi keselamatan. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved