Lalu Lintas

Ditlantas Polda Metro Mengungkap Faktor Kesulitan Mengawasi Skuter Listrik yang Masuk ke Jalan Raya

Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan, mereka kesulitan mengawasi pengguna otoped listrik yang masuk ke jalan raya.

Ditlantas Polda Metro Mengungkap Faktor Kesulitan Mengawasi Skuter Listrik yang Masuk ke Jalan Raya
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi. Pengguna otopet atau skuter listrik GrabWheels melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019). Dinas Perhubungan DKI berencana akan mengeluarkan regulasi penguna skuter listrik itu pada Desember 2019 mendatang, terkait adanya insiden kecelakaan di kawasan Senayan beberapa waktu lalu, yang mengakibatkan pengguna skuter listrik meninggal dunia. 

Tewasnya dua pengguna skuter listrik atau otoped listrik karena dihantam mobil Camry di Senayan, Minggu (10/11/2019) lalu, membuat Ditlantas Polda Metro Jaya melarang pengguna skuter listrik atau otoped listrik melintas di jalan raya.

Meski begitu, larangan berupa imbauan itu, Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan, pihaknya kesulitan mengawasi pengguna otoped listrik yang masuk ke jalan raya.

Hal itu dikatakan Kasubdit Bingakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/11/2019).

"Sebab tidak semua titik ruas jalan raya, bisa dipantau dan diawasi oleh petugas kita. Jadi kita kesulitan dalam mengawasi otoped listrik yang masuk ke jalan raya," kata Fahri.

Kuasa Hukum Atta Halilintar Menanggapi Pelaporan dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

Ia mengatakan imbauan pelarangan pengguna skuter listrik atau otoped listrik melintas di jalan raya dilakukan pihaknya agar peristiwa tewasnya dua pengguna skuter listrik di Senayan, tidak terulang kembali.

Selain itu Ditlantas Polda Metro Jaya juga tengah menggodok aturan dan ketentuan tentang penggunaan skuter listrik.

"Ini sebagai bentuk tindakan preentif yang tegas. Jadi kami sudah diperintahkan Pak Dirlantas melakukan tindakan preentif tapi tegas. Yakni menghimbau untuk melarang skuter listrik digunakan di jalan raya," kata Fahri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/11/2019).

Meski begitu katanya pelarangan bukan berarti melakukan penindakan dengan memberi sanksi ke pengguna skuter listrik yang kedapatan melintas di jalan raya.

"Kita sebatas melarang dan mengimbau atau meminta mereka masuk ke jalan raya," katanya.

PO Arimbi Sedang Memikirkan Ganjaran Sanksi untuk Awaknya Terkait dengan Kecelakaan di Tol Cipali

Selain itu kata Fahri pihaknya tengah membahas dan menggodok aturan penggunaan skuter listrik.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved