Transformasi Manajemen Risiko & Teknologi Informasi Jadi Andalan Jasa Raharja

Jasa Raharja senantiasa terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

warta kota/nur ichsan
Direktur manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, M Wahyu Wibowo (tengah) saat menyampikan paparan dalam acara Media Gathering bertajuk, Transformasi Manajemen Resiko dan Teknologi lnformasi Jasa Raharja, di Jakarta, Rabu (13/11/2019).. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU  -------  Di era digital seperti sekarang ini, transformasi menjadi peluang dan tantangan bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis usahanya.

Jasa Raharja senantiasa terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Semua itu tentunya dengan didukung melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga Jasa Raharja tetap dirasakan kehadirannya dan manfaatnya di masyarakat. .

Jasa Raharja melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi, sadar akan hal itu, karena itu Jasa raharja berupaya untuk bertransformasi dengan memanfaatkan teknologi informasi mengikuti perkembangan yang ada, salah satunya dengan memperbarui sistem pelayanannya agar menjadi lebih baik .

“Di jaman digital semua harus cepat, kalau tak ingin ketinggalan, karena itu Jasa Raharja menghadirkan teknologi informasi dengan beberapa inovasi digital dalam mendukung proses operasional perusahaan”, papar Direktur manajemen Risiko  dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, M Wahyu Wibowo, dalam acara Media Gathering bertajuk, Transformasi Manajemen Resiko dan Teknologi lnformasi Jasa Raharja, di Jakarta, Rabu (13/11/2019)..

Untuk saat ini Jasa Raharja telah mempunyai aplikasi digital yang diberi nama JRku atau Jasa Raharjaku untuk memberi kemudahan pelayanan pada masyarakatdalam mengajukan santunan secara online dan sebagainya.

“Dengan aplikasi layanan digital JRku, semua layanan pada masyarakat dapat dipermudah dalam satu genggaman”, tambah Wahyu Wibowo lagi.

Menurut Wahyu Wibowo, Transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja telah melakukan optimalisasi bisnis proses, interaksi dengan ekosistem serta menciptakan platform.

“Meskipun semua sudah digital, tapi semua itu tidak bisa dilepaskan begitu saja dari jasa manusianya, kita masih harus melakukan tatap muka”, ungkap Wahyu.

Untuk mendukung terwujudnya transformasiperusahaan , Jasa Raharja telah menerapkan pengelolaan manajemen risiko yang berpedomanj pasa ISO 31000:2018, penerapan manajemen risiko  pada Jasa Raharja diukur dengan maturitas pengelolaanmanajemen risiko yangdapat diukur dengan  pencapaian yang telah dicapai oleh Jasa Raharja.  

Selain itu juga sumber daya yang kompeten menjadi salah satu cara untuk merealisasikan tercapainya tujuan transformasi  Jasa Raharja, sampai dengan 2019, pegawai yang telah disertifikasi dan dinyatakan kompeten oleh Lembaga  Profesi Jasa Raharja, berjumlah 94 pegawai yang terdiri dari  kepala divisi, kepala cabang, kepala perwakilan dan risk officer.saat ini mempunyai 2 bidang yaitu bidang pelayanan dan manajemen risiko

Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved