Penembakan

KRONOLOGI Dua Polisi Tertembak Saat Bersihkan Senjata, Murni karena Keteledoran

INSIDEN dua polisi yang tertembak di Mapolsek Sirenja, Donggala, Sulawesi Tengah, murni karena keteledoran personel.

TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Satu polisi korban tembak, Aipda Nabud Salama yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu, dirujuk ke Makassar, Sabtu (9/11/2019) siang. 

INSIDEN dua polisi yang tertembak di Mapolsek Sirenja, Donggala, Sulawesi Tengah, murni karena keteledoran personel.

Hal itu dikatakan oleh Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Didik Supranoto, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan Propam.

"Anggota yang kena peluru itu karena adanya keteledoran dari salah satu anggota, yaitu Aiptu Purwanto," kata Didik saat dihubungi, Selasa (12/11/2019) siang.

Ditanya Peluang Jadi Capres 2024, Anies Baswedan: Masyaallah, Saya Baru Dua Tahun Kerja di Jakarta

Didik lantas menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Pagi itu, Kepala Unit Sabhara Polsek Sirenja Aiptu Purwanto sedang membersihkan senjata.

Namun, Aiptu Purwanto tidak mengunci senjata dan tidak mengeluarkan magasin.

Menantu Sebut Rizieq Shihab Dua Kali Dicekal, Imigrasi Belum Terima Surat dari Arab Saudi

Seharusnya magasin tersebut dikeluarkan terlebih dahulu, dikokang, lalu dibersihkan.

Tetapi, pada saat kejadian proses itu tidak dilakukan Aiptu Purwanto.

Akibat kelalaian tidak mengunci senjata dan magasin masih menempel saat dibersihkan, maka terjadi ledakan.

Fadli Zon Bilang Pencekalan Rizieq Shihab Pesanan, Sebut Proses Pemulangannya Cuma Butuh Satu Hari

Saat yang bersamaan, korban Aipda Nabud datang ke dalam ruangan.

Senjata lalu meledak dan mengenai mulut atau rahang bawah sebelah kanan Aipda Nabud.

"Karena mereka kaget, panik, jadi semakin ditekan kan semakin keluar, kena tembok di bagian atas."

Surya Paloh Bilang Sayang Sampai Kirim Intelijen karena Tak Disalami, Megawati Tersenyum

"Pelurunya memantul dan mengenai Aiptu Purwanto di bagian belakang kepala," jelas Didik.

Sebelumnya, dua anggota Polsek Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah yang tertembak, dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Jumat (8/11/2019) siang.

Tiba di RS Bhayangkara Palu, keduanya langsung mendapatkan perawatan intensif.

"Keduanya diusahakan untuk bisa cepat kita sembuhkan," jelas Kapolda Sulteng Brigjen Lukman Wahyu Hariyanto, seusai menjenguk korban di RS Bhayangkara Palu.

 BREAKING NEWS: Dua Polisi Tertembak di Kepala, Berawal dari Bersihkan Senjata

Saat ini, kata Kapolda Lukman, keduanya tengah dirawat dan kondisinya stabil.

"Di Bhayangkara lagi diobservasi, kalau tidak mampu di sini kita rujuk ke tempat yang lebih bagus," ucapnya.

Sebelumnya, dua anggota Polsek Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, tertembak di bagian kepala, Jumat (8/11/2019) siang.

 Banyak Anak Buahnya Ditangkap KPK, Jaksa Agung Sebut Seleksi Alam

Kedua polisi itu bernama Aiptu Purwanto selaku Kanit Sabhara Polsek Sirenja, dan Aipda Nabud Salama selaku KSPKT 1 Polsek Sirenja.

Informasi yang diterima TribunPalu.com, peristiwa berawal setelah jajaran Polsek Sirenja melakukan olahraga pada Jumat pagi.

 Enam Tokoh Ini Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Jokowi, Ada Profesor

Lalu, Aiptu Purwanto melakukan pemeriksaan rutin kebersihan barang inventaris milik Polsek Sirenja.

Saat membersihkan senjata api laras panjang jenis V2 Sabhara, seketika terjadi ledakan yang diduga dari senjata api laras panjang tersebut.

Tembakan senjata itu mengenai bagian kepala Aipda Nabut Salama, yang saat itu ikut mendampingi pemeriksaan rutin kebersihan barang inventaris milik Polsek Sirenja.

 Tak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK, Antasari Azhar: Tujuan Mereka yang Mengerjai Saya Tercapai

Tembakan juga memantul di sejumlah bagian dinding di dalam ruangan Polsek Sirenja.

Melihat kejadian tersebut, Aiptu Purwanto ketakutan dan diduga langsung menembak dirinya sendiri menggunakan senjata api laras pendek.

"Untuk kronologinya ini lagi pendalaman, yang jelas ada anggota 2 kena peluru, senjatanya V2."

 Peluru Tajam Pembunuh Mahasiswa dan Lukai Ibu Hamil Sebenarnya Diniatkan Sebagai Tembakan Peringatan

"Tentang kejadiannya seperti apa, lagi pendalaman," kata Kapolda Sulteng Lukman Wahyu Harianto, saat menjenguk keduanya di RS Bhayangkara Palu, Jumat siang.

Mabes Polri membenarkan adanya dua anggota Polsek Sirenja, Polres Donggala, Sulawesi Selatan yang tertembak pada Jumat (8/11/2019) pagi.

Namun, pihak Mabes Polri tidak membeberkan lebih lanjut penyebab tertembaknya kedua polisi tersebut.

 Brigadir AM Tersangka Tunggal Penembak Randi dan Ibu Hamil, Lalu Siapa Pembunuh Yusuf Kardawi?

"Kejadian di Polsek Sirenja, Polres Donggala, Polda Sulteng, ya betul ada kejadian tersebut."

"Penyebabnya masih didalami," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

Namun demikian, Dedi Prasetyo menyatakan, informasi yang didapatkannya sementara kedua korban masih dalam keadaan hidup.

 Posisi Wakil Panglima TNI Dinilai Cocok Diisi dari Unsur Angkatan Laut, Ini Alasannya

Keduanya masih dirawat intensif di salah satu rumah sakit di Donggala.

"Kedua korban saat ini sedang dirawat di rumah sakit di Donggala dan sedang ditangani tim medis di RS Donggala," terangnya.

Untuk menyelidiki kasus tersebut, Dedi bilang, kasus itu tengah ditangani oleh Propam Sulteng untuk mengetahui kronologi kejadian.

"Saat ini sedang ditangani dan didalami oleh Propam Polda Sulteng terkait kejadian tersebut," ucapnya.(Haqir Muhakir)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved