Breaking News

BREAKING NEWS Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Limo, Depok

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Limo, Depok. Sebelumnya, Tim Densus 88 berhasil menangkap seorang terduga teroris di SDIT Izzati, Beji.

BREAKING NEWS Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Limo, Depok
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Ilustrasi - Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Densus 88 Anti Teror menangkap seorang terduga teroris Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (26/10/2019). 

Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menggeledah rumah yang dijadikan tempat tinggal terduga teroris di Perum Bukit Mampang Residence Utara, RW 09, Grogol, Limo, Kota Depok, Rabu (13/11/2019) pagi.

Pengembangan dari hasil pemeriksaan pelaku, Densus menggeledah rumah di daerah Grogol, Depok.

"Betul tadi tim Densus membawa pelaku yang dibawa dari Polda Metro Jaya dan sekitar pukul 07.30 WIB ke kediamannya daerah Grogol Limo, untuk melakukan penggeledahan," ujar Kapolsek Limo Kompol Mohamad Iskandar saat dihubungi Warta Kota, Rabu (13/11/2019)

Iskandar mengaku, dalam penggeledahan tersebut, pihaknya hanya berperan sebagai pendamping Tim Densus 88 yang sebelum melaksanakan penggeledahan, meminta izin lebih dulu kepada Polsek Limo sebagai pemilik wilayah.

"Kami tidak tahu apa saja temuan-temuan dari penggeledahan tersebut karena kami sifatnya hanya mendampingi," tutur Iskandar.

Iskandar memaparkan, proses penggeledahan teebilang cepat, tak sampai satu jam, Densus 88 langsung pergi meninggalkan TKP.

Namun demikian, Iskandar mengatakan anggota Reskrim Polsek Limo masih mencari data apa saja yang diamankan dari penggeledahan tersebut.

"Anggota sampai saat ini belum memegang data," kata Iskandar.

Sebelumnya, Tim Densus 88 pada Selasa (13/11/2019) pagi, berhasil menangkap seorang terduga teroris di SDIT Izzati, Beji, Depok.

Pelaku diketahui bernama Wiji Joko Santoso alias Patria alias Dwi, kelahiran Rembang, 14 juli 1975.

Keterlibatan Wiji adalah menjalin hubungan internasional dengan jaringannya hingga pernah menjadi pelatih di Moro serta keahlian militer dengan membuat bom serta perakit senjata.

Selain itu, terduga teroris ini juga pernah masuk ke jaringan Suriah bersama Askari dengan tujuan menjalin hubungan dengan Free Syirian Army (FSA).

Sementara itu dari hasil penangkapan pelaku, anggota Densus berhasil mengamankan satu unit Honda Beat mewah B 6726 URQ untuk aktifitas sehari-hari pelaku

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved