Kasus Korupsi

Penetapan Mantan Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka Sah Secara Hukum, Ini Penjelasan Hakim Tunggal

Diketahui lantaran terbukti terlibat di kasus suap dana hibah KONI tersebut, penetapan status tersangka Imam Nahrawi sah secara hukum.

Penetapan Mantan Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka Sah Secara Hukum, Ini Penjelasan Hakim Tunggal
TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN PRATAMA
Mantan Menpora Imam Nahrawi diperiksa perdana oleh KPK sebagai tersangka suap dana hibah KONI dari Kemenpora, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (27/9/2019). 

Sehingga, Elfian menyatakan gugatan praperadilan Imam ditolak seluruhnya.

Sebelumnya, hakim tunggal praperadilan pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Elfian, menolak gugatan praperadilan yang diajukan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Sidang pembacaan putusan praperadilan tersangka kasus dugaan suap dana hibah KONI, mantan Menpora, Imam Nahrawi, digelar di ruang sidang H.R. Purwoto S. Gandasubrata, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

"Menolak praperadilan pemohon untuk seluruhnya," kata Elfian saat membacakan putusan itu di PN Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

Pada pertimbangannya, hakim menyatakan proses penetapan tersangka, penyidikan, dan penahanan yang dilakukan KPK sudah sesuai prosedur.

Sementara itu, status tersangka Imam Nahrawi yang ditetapkan oleh KPK tidak menyalahi prosedur hukum.

Tanggapan KPK

Anggota Biro Hukum KPK, Evi Laila Kholis, mengatakan serangkaian upaya hukum yang dilakukan KPK kepada Imam Nahrawi sudah sesuai prosedur.

Hal ini terbukti setelah hakim tunggal praperadilan pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Elfian, menolak gugatan praperadilan yang diajukan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

"Ya, kita hormati keputusan hakim praperadilan bahwa penetapan tersangka yang dilakukan KPK itu adalah sah," kata Evi, ditemui setelah persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved