Sumber Air Baku

Palyja Dorong Pelestarian Sungai dengan Aksi Bersih Sungai Ciliwung

Sungai sebagai pertumbuhan sosial dan ekonomi. Air sungai menjadi sumber air baku perusahaan pengolahan air. Susur dan Aksi Bersih Sungai Ciliwung

Palyja Dorong Pelestarian Sungai dengan Aksi Bersih Sungai Ciliwung
Warta Kota/Joko Supriyanto
PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) selaku operator pengelola air bersih untuk wilayah barat DKI Jakarta turut mendukung penyelenggaraan Peringatan Hari Ciliwung ke 8 dengan susur Sungai Ciliwung dan bersih-bersih sungai. 

Sungai memiliki peran penting dalam perkembangan peradaban manusia, selain sebagai sumber air yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia, juga sebagai pertumbuhan sosial dan ekonomi. Air sungai menjadi sumber air baku perusahaan pengolahan air.

Hal ini yang terus didorong oleh kalangan pecinta lingkungan saat memperingati hari Sungai Ciliwung ke-8 bertempat di Kantor Gerakan Ciliwung Bersih, Tanah Abang Jakarta Pusat.

PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) selaku operator pengelola air bersih untuk wilayah barat DKI Jakarta turut mendukung penyelenggaraan Peringatan Hari Ciliwung ke 8 yang jatuh pada 11 November itu.

Bahkan Palyja turut serta dengan melibatkan karyawan untuk melakukan aksi susur dan bersih sungai di area hilir Aliran Sungai (DAS) Ciliwung, Tanah Abang.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk turut mengkampanyekan Aksi Peduli Ciliwung demi mewujudkan sungai Ciliwung yang bersih dan bermanfaat bagi kehidupan saat ini dan akan datang," kata Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head Palyja, Lydia Astriningworo, Selasa (12/11/2018).

PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) selaku operator pengelola air bersih untuk wilayah barat DKI Jakarta turut mendukung penyelenggaraan Peringatan Hari Ciliwung ke 8 dengan susur Sungai Ciliwung dan bersih-bersih sungai.
PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) selaku operator pengelola air bersih untuk wilayah barat DKI Jakarta turut mendukung penyelenggaraan Peringatan Hari Ciliwung ke 8 dengan susur Sungai Ciliwung dan bersih-bersih sungai. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Selain itu, kata  Lydia, Palyja berkomitmen untuk terus mendukung program Hari Lingkungan Hidup sebagai upaya melestarikan sungai yang merupakan salahsatu sumber air baku.

Pasalnya saat ini, kondisi air sungai di Jakarta belum memenuhi standar kualitas air baku yang diatur oleh Kementerian Kesehatan.

Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukan Palyja diantaranya dengan melakukan edukasi kepada seluruh komunitas binaan dan anak sekolah, serta penggunaan teknologi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) yang dapat menjadikan air sungai memenuhi standar kualitas air baku.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial di bidang Pelestarian Lingkungan. Palyja juga berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya melakukan perubahan perilaku untuk menjaga kelestarian lingkungan.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Palyja di bidang Pelestarian Lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya melakukan perubahan perilaku untuk menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya.

PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) selaku operator pengelola air bersih untuk wilayah barat DKI Jakarta turut mendukung penyelenggaraan Peringatan Hari Ciliwung ke 8 dengan susur Sungai Ciliwung dan bersih-bersih sungai.
PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) selaku operator pengelola air bersih untuk wilayah barat DKI Jakarta turut mendukung penyelenggaraan Peringatan Hari Ciliwung ke 8 dengan susur Sungai Ciliwung dan bersih-bersih sungai. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Ketua Gerakan Ciliwung Bersih, Peni Susanti mengatakan sejauh ini kualitas air di sungai Ciliwung sudah membaik dibandingkan pada lima tahun yang lalu dimana hanya ditemukan ikan sapu-sapu, sedangkan habitan lain sulit ditemukan.

"Sejauh ini sudah bagus. Kenapa saya bilang bagus karena sudah banyak kehidupan seperti beby lisang, ada kura-kura, dan beberapa biota ikan lainnya," kata Peni.

Atas perubahan sungai Ciliwung ini, rupanya ada seorang pengiatan lingkungan dari Jepang, Tanagawa yang ikut memantau Sungai Ciliwung ini. Dengan hal itu setiap ulang tahun Ciliwung dirayakan.

Dengan adanya bersih-bersih sungai hingga menyusuri sungai seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli sehingga kedepan akan dapat menjadikan edukasi wisata sungai.

"Jadi dengan adanya Ciliwung Day ini bagaimana memsubtain perkembangan program untuk mengerakan orang untuk bisa merawat sungai. Untuk itu selamatkan dan lestarikan sungai," ucapnya. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved