Timnas

Fakhri Husain Ingin Liga Sepak Bola Indonesia Batasi Pemain Asing dan Naturalisasi

Fakhri yang fokus membina pemain muda Indonesia pun berharap ke depan PSSI bisa membatasi pemain asing dan naturalisasi.

Fakhri Husain Ingin Liga Sepak Bola Indonesia Batasi Pemain Asing dan Naturalisasi
TribunJakarta/Wahyu Septiana
Pelatih kepala Timnas U-19 Indonesia, Fakhri Husaiani saat ditemui di Hotel Atlet Century, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini sukses membawa Indonesia lolos ke putara final Piala Asia U-19 yang bakal diadakan di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020.

Torehan Fakhri dalam membentuk pemain muda Indonesia sebelumnya juga pernah terbukti saat ia menangani Timnas U-16.

Kala itu dirinya berhasil membawa Timnas U-16 ke Piala Asia.

Fakhri yang fokus membina pemain muda Indonesia pun berharap ke depan  PSSI bisa membatasi pemain asing dan naturalisasi sehingga bisa lebih menonjolkan potensi pemain Indonesia.

“Kita mencontoh dari Thailand, buat saya apabila regualsinya sekarang ini masih memberikan kesempatan kepada pemain asing dan pemain naturalisasi, jadi akan percuma pemain lokal kita tidak bisa berkembang. Saya minta ke depan supaya pemain asing dikurangi,” kata Fakhri.

Setelah menyelesaikan kulifikasi Piala Asia U-19 2020, Pemain Timnas Indonesia U-19 dikembalikan ke klub masing-masing.

Live Streaming Persib Bandung Vs Arema FC Sore Ini, Maung dan Singa Sama-sama Pincang

Persija Jakarta Sukses Taklukkan Borneo FC 4-2, Edson Tavares Ungkap Kunci Kemenangan Timnya

Fakhri Husaini Pamit dari Timnas U-19, Iwan Bule: Kinerja Coach Fakhri Husaini Bagus

Kecuali Bagus Kahfi, Bagas Kaffa, Fajar Fathurahman, Brylian Aldama, David Maulana, dan Andre Oktaviansyah yang kembali ke Inggris untuk mengikuti program Garuda Select angkatan kedua.

Ketika kembali ke klubnya masing-masing, Fakhri berharap para pelatih di klub bisa memberikan waktu bermain yang banyak.

“PSSI sudah menggelar elit pro ada yang U-16, U-18 dan U-20. Sebagian besar dari mereka ini kan main di U18 dan dipakai juga di U-20, ada beberapa pemain yang di senior,” kata Fakhri.

“Saya setuju mereka dapat kesempatan main di Liga 1, tapi harus hati-hati untuk pemain seperti mereka. Karena benturan dari pemain yang lebih kuat akan buat kewalahan. Saya sepakat 23 pemain ini bisa diberi menit bermain di Liga 1,” pungkasnya.

Editor: Murtopo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved