Berita Video

VIDEO: Jefri Nichol Divonis Rehabilitasi Tujuh Bulan

Ia divonis pidana rehabilitasi selama tujuh bulan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa

VIDEO: Jefri Nichol Divonis Rehabilitasi Tujuh Bulan
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Bintang film Jefri Nichol menghadiri sidang 

Aktor Jefri Nichol sedikit lega mendengarkan keputusan atau vonis yang dibacakan hakim Krisnugroho dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).

Ia divonis pidana rehabilitasi selama tujuh bulan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Menyatakan terdakwa Jefri Nichol terbukti telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Jefri Nichol dengan pidana penjara selama tujuh bulan," kata Krisnugroho membacakan putusannya.

Hakim menegaskan, hukuman itu dikurangi masa rehabilitasi yang sudah dijalani oleh Jefri Nichol sebelumnya.

"Lamanya masa penangkapan tahanan dan masa rehabilitasi dikurangkan sebelumnya dari pidana yang dijatuhkan. Memerintahkan terdakwa menjalani sisa pidana melalui rehabilitasi di RSKO dan membayar biaya persidangan sebanyak Rp2 ribu," kata hakim.

Hakim menggunakan pasal 127 Undang-undang Narkotika dalam memutus perkara Jefri Nichol sehingga memungkinkan Jefri dipidana tanpa harus menjalani tahanan.

Dalam pertimbangannya, hakim menyebut Jefri tidak pernah terlibat dalam transaksi atau menjual-beli narkotika. Jefri disebut hanya sebagai korban dan belum masuk pada kategori kecanduan.

Dalam pasal 127 ayat 2 dinyatakan, dalam memutus perkara sebagaimana dimaksud pada ayat (1), hakim wajib memperhatikan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 54, pasal 55, dan pasal 103 UU Narkotika.

Ketiga pasal itu mewajibkan dan memberikan pedoman bagi hakim untuk menempatkan pengguna narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi medis dan sosial.

Dengan adanya vonis itu, Jefri hanya menyisakan tiga bulan menjalani rehabilitasi. Namun, belum dijelaskan, rehabilitasi yang dilakukan apakah rawat jalan ataukah rawat inap.

Halaman
123
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved