Pasar Uang

Perkiraan Pergerakan Rupiah Pada Pekan Ini

Peluang rupiah untuk menguat pada awal pekan perdagangan pekan ini terbuka lebar menyambut penandatanganan kesepakatan damai perang dagang.

thinkstockphotos
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Peluang rupiah untuk menguat pada awal pekan perdagangan pekan ini terbuka lebar menyambut penandatanganan kesepakatan damai perang dagang Amerika Serikat (AS)-China yang kabarnya akan dilaksanakan Kamis (14/11/2019).

Jumat (8/11/2019), rupiah di pasar spot melemah 0,12 persen ke Rp 14.014 per dolar AS.

Sementara di kurs tengah Bank Indonesia, rupiah menguat tipis 0,12 persen ke Rp 14.020 per dolar AS.

Ekonomom Bank Permata, Joshua Pardede, mengatakan, penarikan penerapan tarif import antara China dan AS membawa dampak positif bagi pasar.

Diduga Masalah Keluarga, Suami Bunuh Istri: Kemudian Bunuh Diri dengan Cara Gantung Diri

Rilis data neraca dagang dari China yang menunjukkan hasil lebih positif dari konsensus.

Namun, pemangkasan outlook rating India oleh Moody's menjadi katalis negatif bagai pasar yang menyebabkan pelemahan rupiah.

“Ini mengurangi minat investor asing terhadap aset negara berkembang. Karena India dan Indonesia ini relatif kondisinya hampir mirip. Itu makanya karena outlook rating dari Moodys ke India berdampak negatif untuk rupiah,” kata Joshua.

Dari dalam negeri, Direktur Garuda Berjangka, Ibrahim, mengatakan, rilis data neraca pembayaran Indonesia (NPI) yang rilis Jumat (8/11/2019) menjadi sentimen yang mempengaruhi pasar.

Fitur Katalog di WhatsApp Business Resmi Hadirkan, Berikut Ini Fungsinya

Rilis data NPI menunjukkan saat ini defisit Indonesia lebih rendah dari periode sebelumnya.

Ibrahim dan Joshua memperkirakan nilai rupiah masih akan dipengaruhi faktor eksternal terkait penandatanganan kesepakatan dagang fase satu.

Selain kesepakatan dagang, Joshua menyebut data persediaan grosir dan data awal sentimen konsumen AS yang rilis Jumat (8/11) menjadi katalis bagi pasar.

Pada hari Senin (11/10/2019), akan ada data kredit baru di China.

Risiko Jika Sering Ganti Nomor Ponsel, Akun Email Bisa Diretas?

Menurut konsensus, kredit China akan turun.

Sementara Ibrahim mengatakan, efek positif data NPI juga masih akan jadi pendorong bagi pasar.

Ibrahim perkirakan esok hari rupiah akan menguat di level Rp 13.975-Rp 14.040.

Joshua memperkirakan rupiah akan menguat ke level Rp 13.990 – Rp 14.050 per dolar AS.

Risiko Obesitas Anak Bisa Dipengaruhi dari Gaya Parenting

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Rupiah berpotensi melanjutkan penguatan di awal pekan

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved