Kesehatan

Kenali Gejala Diabetes pada Anak, Hati-hati Jika Makan Lahap Tapi Berat Badan Turun

"Kelihatan tuh kalau banyak minum, banyak makan, kan berat berat badan aturan naik, ini malah turun. Jangan ragu untuk periksa."

Kenali Gejala Diabetes pada Anak, Hati-hati Jika Makan Lahap Tapi Berat Badan Turun
Warta Kota/Apfia Tioconny Billy
Dokter spesialis anak Dr dr Nanis Sacharina Marzuki di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019). 

Penyakit diabetes disebabkan ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insuli.

Tandanya, kadar gula darah tingga dalam darah. Gejala ini bukan hanya terjadi pada orang dewasa, melainkan bisa terjadi pada anak.

Terlebih gaya hidup kekinian yang minim aktivitas dan makanan tinggi gula dan lemak sehingga membuat anak-anak mudah terserang diabetes.

Dokter spesialis anak Dr dr Nanis Sacharina Marzuki berbagi tips mengenali tanda diabetes anak yakni memerhatikan perubahan pada anak.

Jika anak sudah banyak minum, banyak kencing, dan banyak makan, tapi berat badannya turun maka bisa jadi anak terkena diabetes.

"Kelihatan tuh kalau banyak minum, banyak makan, kan berat berat badan aturan naik, ini malah turun. Jangan ragu untuk periksa," ucap Nanis di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (11/10/2019).

Pengacara Sebut Jefri Nichol Tidak Kecanduan Narkoba dan Siap Balik ke Dunia Hiburan

Usaha Kuliner Dituding Pakai Pesugihan, Ruben Onsu Lapor Polisi

Film Habibie & Ainun 3 Persembahan Cinta Habibie kepada Ainun dan Indonesia

Berat badan anak turun tidak terjadi drastis tetapi terjadi  bertahap, bisa  terjadi sampai enam bulan hingga satu tahun tergantung kerja pankreasnya.

Orang tua disarankan agar rutin menimbang berat badan anak untuk mengenali perkembangan anak terlebih pada anak umur di atas dua tahun yang sudah tidak intens lagi kontrol kesehatan ke dokter.

"Ya kalau tidak rutin menimbang berat badan anak nggak bakal ketahuan. Setidaknya setahun sekali lah kalau anak di atas dua tahun," kata dr Nanis.

Biasanya anak-anak yang terkena diabetes mengidap diabetes tipe 1, yang penanganannya dapat dilakukan dengan suntikan insulin, pengaturan makanan, olahraga, dan pemantauan mandiri.

"Insulin seumur hidup, belum ada terapi yang menggantikan insulin. Insulin itu harus disuntik sebelum makan, sebelum tidur malam jam 1 dan 2 paling tidak ada 8 suntikan," ucap Nanis.

Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved