Berita Depok

Sudah Diingatkan Tak Pelihara Kobra, Rendy Akhirnya Tewas Terpatuk Peliharannya Sendiri

"Sudah hampir sebulan ini dia pelihara ular itu, saya sudah bilang jangan dipelihara karena ular itu beracun," kata Tuti kepada Warta Kota saat ditemu

Sudah Diingatkan Tak Pelihara Kobra, Rendy Akhirnya Tewas Terpatuk Peliharannya Sendiri
Warta Kota
Tuti Purwanti (40), bude dari Rendy yang sudah mengingatkan agar tak memelihara ular beracun 

Keluarga masih tak menyangka jika Rendy Arga Yudha (18) harus meregang nyawa setelah tangannya dipatok ular kobra, Minggu (10/11/2019).

Rendy yang merupakan yatim piatu ini dikenal sebagai anak pendiam dan tak banyak mau.

Tuti Purwanti (40) yang merupakan bude Rendy mengaku awalnya Rendy memelihara ular kobra yang entah didapatnya dari mana.

"Sudah hampir sebulan ini dia pelihara ular itu, saya sudah bilang jangan dipelihara karena ular itu beracun," kata Tuti kepada Warta Kota saat ditemui di rumah duka, Jalan Bungur, RT 01/04, Harjamukti, Depok, Minggu (10/11/2019).

Namun Rendy yang baru tinggal di Jakarta sejak dua tahun lalu itu pun kukuh untuk tetap memelihara.

Tiap harinya, Rendy memberikan makan dan minum ular tersebut, namun sayang, Rabu (6/11/2019) pagi sekitar jam 07.00 menjadi petaka baginya.

Hari telunjuk bagian tangan kanannya dipatok ular kesayangannya saat dirinya tengah memberi minum ular tersebut disebuah warung es kelapa tempatnya bekerja.

"Dia terus minta minyak kayu putih sama tetangga samping warung, ngakunya tangannya dipatok ular," kata Sigit Purnomo (49) yang tak lain tetangga rumah Rendy.

Tak lama, Rendy lantas dibawa pulang ke rumah untuk kemudian dibawa ke puskesmas Harjamukti, namun ditolak karena puskesmas tak memiliki obat penawar bisa ular.

Keluarga lantas mencari sebuah klinik yang juga masih dilingkungan Kelurahan Harjamukti dan mendapatkan hal yang sama.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved