Penganiayaan

Bos Perusahaan Lempar Tumpukan Kertas ke Karyawan hingga Bibir Terluka, Korban Alami Trauma

Tak hanya itu, selain melemparkan tumpukan kertas, pelaku juga menggoyang-goyangkan badan korban hingga terjatuh.

Bos Perusahaan Lempar Tumpukan Kertas ke Karyawan hingga Bibir Terluka, Korban Alami Trauma
The Power Loon
Ilustrasi penganiayaan 

Bos PT Samsung Print & Pack Indonesia, Ja (52) diduga melakukan penganiayaan terhadap karyawannya, LF (35).

Pelaku merupakan pimpinan perusahaan berstatus warga negara asing (WNA) asal Korea Utara (Korut) di pabrik pembuatan paper bag atau tas berbahan kertas.

Peristiwa itu berawal saat korban yang telah bekerja selama 15 tahun di perusahaan tersebut ingin menanyakan pembayaran untuk audit kepada pelaku, Kamis (31/10/2019) pukul 17.30 WIB.

“Jadi pelaku ini nggak mau bayar, kemudian istri saya kembali ke meja kerjanya, lalu bosnya ini nggak tau kenapa langsung nyamperin,” ujar suami korban, Kusnando (51) kepada Warta Kota, Sabtu (9/11/2019).

Saat itu pelaku meleparkan tumpukan kertas mengenai pelipis sehingga menyebabkan korban mengalami lebam di atas hidung dan bibir.

Tak hanya itu, selain melemparkan tumpukan kertas ke arah wajah korban, pelaku juga menggoyang-goyangkan badan korban hingga terjatuh.

Danau-danau di Depok Ini Sedang Dipercantik Demi Manjakan Warga Saat Rekreasi

Bawa Senjata Tajam di Lokasi Keributan Warga Vs Pengusaha Bengkel, Warga Bekasi Diringkus Polisi

Menurutnya, dugaan tindak kekerasan itu sudah terjadi berkali-kali  dilakukan pelaku kepada istrinya.

Kusnando tidak terima istrinya dianiaya oleh Ja.

“Menimpa ke istri sudah tiga kali dilakukan, kalau yang pertama itu tahun 2018, kedua sempat dilaporkan ke Polres, dan terakhir terjadi kemarin itu,” ucapnya.

Dia menambahkan, korban dugaan penganiayaan bukan hanya menimpa istrinya melainkan karyawan lain di perusahaan tersebut juga pernah diperlakukan semena-mena oleh bosnya.

Halaman
12
Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved