Siswi Disiram Cairan Kimia

Siswi Korban Teror Penyiraman Cairan Kimia Butuh Pendampingan, Ini Saran Psikolog

"Kalau misalnya korban takut pulang sekolah sendirian secara terus-terusan mungkin korban alami trauma berlanjut, dia harus dibawa ke psikolog."

Siswi Korban Teror Penyiraman Cairan Kimia Butuh Pendampingan, Ini Saran Psikolog
Warta Kota/Desy Selviany
SMPN 299 Jakarta 

Psikolog anak Anna Surti Ariana meminta orangtua dan pihak sekolah mendampingi betul siswi korban penyiraman cairan kimia di kawasan Kebon Jeruk.

Hal itu agar mencegah trauma berkepanjangan yang dialami siswi tersebut.

Anna mengatakan, trauma pada korban kriminal itu pasti.

Salah Satu Siswi Korban Penyiraman Cairan Kimia Pernah Menjadi Korban Bully yang Terjadi di Sekolah

Namun, terpenting apakah trauma tersebut berkelanjutan atau hanya sementara.

"Kalau misalnya korban takut pulang sekolah sendirian secara terus-terusan mungkin benar korban alami trauma berlanjut, seperti itu harus dibawa ke psikolog," kata Anna saat dihubungi melalui sambungan telpon, Jumat (8/11/2019).

Menurut Anna, untuk saat ini kemungkinan gangguan-gangguan piskologis belum terlihat pada kedua anak itu.

Bukan Air Keras, Ini Racikan Bahan Kimia yang Disiram Kepada Dua Siswi SMP Kebon Jeruk

Namun, hal itu harus diwaspadai sejak dini agar cepat teratasi.

Dua siswi korban penyiraman cairan kimia, PN dan AE, mengaku masih trauma dengan kejadian Selasa (5/11/2019) sore lalu.

Akibat kejadian tersebut, keduanya memutuskan untuk tidak lagi pulang dengan angkutan umum.

Pascateror Penyiraman Cairan Kimia, Begini Kondisi Dua Siswi SMP di Kebon Jeruk

"Kalau kata orang tua, nanti kami dijemput saja kalau pulang," kata PN.

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved