Breaking News:

Profil Prof NR Reini D Wirahadikusuma, Rektor Perempuan Pertama ITB, Disebut Kartini Tehnik Sipil

Sebelum terpilih menjadi rektor ITB, Reini menjabat sebagai Guru Besar di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan.

Editor: Wito Karyono
Tangkapan Layar Youtube Institut Tehnologi Bandung
Prof. N.R Reini D. Wirahadikusuma, seorang Guru Besar dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB 

Namun,

VIDEO: Sabet Penghargaan, Jirayut Akan Tenarkan Dangdut Indonesia ke Thailand

tidak berarti ia belum pernah mengalami kesulitan karena adanya "kodrat" sebagai perempuan.

"Saya sejujurnya punya cita-cita besar jadi wanita karir, bahkan sampai tahap direksi ataupun komisaris, tapi ya tentu ini tidak mudah ketika kita harus berkeluarga, " jawabnya saat reporter bertanya tentang pilihan karir pasca lulus dahulu.

Ia tidak bisa menjalankan mimpi tersebut karena suaminya akan berdomisili di Bandung.

"Jadi, niat itu ya harus diurungkan, tapi saya tetap mau punya kontribusi untuk bangsa dan ITB adalah satu-satunya institusi yang paling mewadahi mimpi saya kala itu," lanjutnya lagi sambil menjelaskan pilihan hidupnya sebagai pengajar di kampus.

Setelah itu ia kembali dihadapkan pada pilihan antara melanjutkan pendidikan atau mengurus putranya yang baru lahir.

"Di saat anak saya lahir, saya bersama suami masih di Amerika. Suami saya waktu itu baru selesai (kuliah). Saya sebenarnya ingin langsung lanjut (kuliah), tapi ya saya tidak mau kuliah saya jadi berantakan dan saya juga tidak menikmati masa-masa awal menjadi seorang Ibu, " kisahnya detil.

Ia akhirnya memutuskan pulang terlebih dahulu bersama suami, sambil menunggu anaknya berada di waktu yang pas untuk kembali lagi ke Amerika demi mengejar ilmu.

VIDEO: Ribuan Kolektor Asyik Berburu Sepatu di Urban Sneakers Society

Setelah anaknya hampir genap berusia 2 tahun, ia sudah kembali aktif mengirimkan lamaran ke Amerika untuk sekolah sekaligus menjadi asisten riset.

Lalu, dengan upaya dan kerja kerasnya, ia pun diterima. "Saya lalu berangkat lagi bersama suami dan anak saya. Suami saya lanjut doktoral juga deh akhirnya, " celotehnya sambil tertawa.

Walau umur anaknya dirasa sudah cukup, tetap saja, menjadi seorang Ibu sambil berkuliah dan bekerja tidaklah mudah.

Pagi-pagi, ia sudah harus menitipkan anaknya ke tempat penitipan anak. Ia lalu melanjutkan kuliah sambil merangkap asisten riset.

Sorenya, ia lalu kembali menjemput anaknya. Rutinitas tersebut ia jalani se-efektif mungkin.

"Yang pasti, bisa dibilang prestasinya saya di kelas dulu termasuk yang terbaik, ini bentuk komitmen saya sudah diberi kesempatan jauh-jauh belajar, " tegas wanita ketiga yang menjadi Profesor dari Teknik Sipil ITB ini.

Terkait gelar Profesornya, ia juga meyakini bahwa ini adalah hadiah akan dedikasinya yang bukan hanya tercermin dari akademik.

"Menjadi seorang guru besar kan tidak melulu soal akademik.

Saya banyak mengambil bagian di kepanitian seperti menjadi Ketua dari Program Implementation Unit, dan lain lain, " tandas ibu dari dua orang anak ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sah, Reini D Wirahadikusuma Jadi Rektor Perempuan Pertama ITB",  Penulis : Rosiana Haryanti

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved