Mobil Bekas

Penjualan Mobil Bekas Jelang Akhir Tahun Alami Stagnan, Benarkah karena Daya Beli Masyarakat Turun?

Penjualan segmen mobil bekas mengalami stagnan menjelang memasuki akhir tahun 2019, hal itu diduga karena daya beli masyarakat yang menurun.

Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri
Pemberhentian penjualan Chevrolet berdampak ke perusahaan mobil bekas. 

Penjualan segmen mobil bekas mengalami stagnan menjelang memasuki akhir tahun 2019.

Hal itu diungkapkan oleh Heri (61) selaku Manajer Marketing showroom mobil bekas Andri Motor kepada Warta Kota, Jumat (8/11/2019).

“Penjualan mobil bekas tahun ini stagnan ya berbeda bila dibandingkan tahun lalu,” ujar Heri saat ditemui dikantornya di Jalan Siliwangi No 01, Kelurahan Mangunjaya, Kota Bekasi.

Menurutnya, perbedaan itu kemungkinan terjadi karena pangsa pasarnya untuk penjualan mobil bekas sementara tak lagi dilirik masyarakat, jadi daya beli juga turun.

Bahkan, kata dia kondisi stagnan ini bukan hanya di tempatnya saja, beberapa pesaingnya juga mengalami hal yang sama.

 Prabowo Subianto dan Hotman Paris Ngobrol Dua Jam di Rumah Jalan Kertanegara, Ada Apa ya?

 Berat Badan Naik 4 Kilogram, Penyanyi Dangdut Via Vallen Terlihat Gendutan

 Akhirnya Jokowi Pamerkan Desain Terbaru Ibu Kota yang akan Pindah di Kalimantan Timur

 KUNCEN Makam Astana Giri Bangun Sebut Arwah Presiden Soeharto Restui Prabowo-Puan di Pilpres 2024

“Semua sama, pangsa pasar saat ini untuk penjualan mobil bekas lagi tidak baik,” jelasnya.

Sementara di tempat berbeda, Hendrik (36) selaku Staf Marketing Antoni Motor senada bahwa segmen penjualan mobil bekas tengah mengalami kemerosotan.

Dia mengatakan satu-satunya yang membuat penjualan mobil bekas sempat naik tahun ini, karena adanya regulasi ganjil genap yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

"Jujur tahun ini penjualan terbantu atas penerapan kebijakan ganjil genap (perluasan) di wilayah DKI Jakarta. Waktu itu sempat meningkat, tapi kini merosot banget,” keluhnya.

 Ahok BTP: Justru e-Budgeting Ungkap Pembelian Lem Aibon dan Pulpen

Hendrik hanya berharap penjualan mobil bekas ini mengalami peningkatan jelang memasuki tahun 2020 mendatang.

“Semoga mulai naik pada awal Desember, jadi kita lihat saja nanti akhir bulan dan awal tahun 2020 seperti apa, dengan berharap mengalami perubahan menjadi lebih baik,” tutur dia. (M20)

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved