Gaya Hidup

Pengunjung Rela Antri Puluhan Jam hingga Menginap Demi Sepatu Compass di Urban Sneaker Society 2019

Pameran sneaker dan streetwear Urban Sneaker Society 2019 tersebut di gelar di District 8, kawasan bisnis SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pengunjung Rela Antri Puluhan Jam hingga Menginap Demi Sepatu Compass di Urban Sneaker Society 2019
Warta Kota/Angga Bagya Nugraha
Pengunjung antre untuk membeli sepatu dalam acara Urban Sneaker Society 2019 di SCBD, Jakarta Selatan, pada hari pertama pameran, Jumat (8/11/2019). Pengunjung yang kebanyakan dari kalangan remaja ini rela mengantre sejak pagi walau pun acara belum dimulai. Urban Sneaker Society 2019 berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 8,9, 10 November 2019. Kebanyakan para pengunjung rela mengantre karena berniat akan membeli sepatu sneaker yang dijual terbatas pada acara itu. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

Tribunnews.com, Jakarta - Even sneaker terbesar di Asia Tenggara, Urban Sneaker Society 2019, yang berisi 150 sneaker dan streeatwear brand asal Indonesia dan mancanegara dibuka Jumat (8/11/2019).

Even tersebut berlangsung hingga Minggu (10/11/2019).

Pengunjung antre untuk membeli sepatu dalam acara Urban Sneaker Society 2019 di SCBD, Jakarta Selatan, pada hari pertama pameran, Jumat (8/11/2019). Pengunjung yang kebanyakan dari kalangan remaja ini rela mengantre sejak pagi walau pun acara belum dimulai. Urban Sneaker Society 2019 berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 8,9, 10 November 2019. Kebanyakan para pengunjung rela mengantre karena berniat akan membeli sepatu sneaker yang dijual terbatas pada acara itu.
Pengunjung antre untuk membeli sepatu dalam acara Urban Sneaker Society 2019 di SCBD, Jakarta Selatan, pada hari pertama pameran, Jumat (8/11/2019). Pengunjung yang kebanyakan dari kalangan remaja ini rela mengantre sejak pagi walau pun acara belum dimulai. Urban Sneaker Society 2019 berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 8,9, 10 November 2019. Kebanyakan para pengunjung rela mengantre karena berniat akan membeli sepatu sneaker yang dijual terbatas pada acara itu. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Pameran sneaker dan streetwear tersebut di gelar di District 8, kawasan bisnis SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sejak dari pintu masuk, para pecinta sneaker langsung diperlihatkan koleksi-koleksi eksklusif beragam brand yang mejeng di Urban Sneaker Society 2019.

Salah satu booth paling diserbu pengunjung dengan antrian pembeli sepatu yang diperkirakan hingga mencapai 10 meteran hingga diberi pembatas khusus oleh penyelenggara adalah milik Compass.

Compass adalah brand sepatu lokal yang produknya sedang digandrungi anak-anak muda.

Pengunjung antre untuk membeli sepatu dalam acara Urban Sneaker Society 2019 di SCBD, Jakarta Selatan, pada hari pertama pameran, Jumat (8/11/2019). Pengunjung yang kebanyakan dari kalangan remaja ini rela mengantre sejak pagi walaupun acara belum dimulai. Urban Sneaker Society 2019 berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 8,9, 10 November 2019. Kebanyakan para pengunjung rela mengantre karena berniat akan membeli sepatu sneaker yang dijual terbatas pada acara itu.
Pengunjung antre untuk membeli sepatu dalam acara Urban Sneaker Society 2019 di SCBD, Jakarta Selatan, pada hari pertama pameran, Jumat (8/11/2019). Pengunjung yang kebanyakan dari kalangan remaja ini rela mengantre sejak pagi walaupun acara belum dimulai. Urban Sneaker Society 2019 berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 8,9, 10 November 2019. Kebanyakan para pengunjung rela mengantre karena berniat akan membeli sepatu sneaker yang dijual terbatas pada acara itu. (Warta Kota/Angga Bagya Nugraha)

Pengunjung tidak bisa asal masuk antrian, karena harus memiliki nomor yang bisa didapatkan mulai pukul 07.00 WIB.

Muhammad Gufron, salah satu pengunjung di booth Compass, mengatakan, untuk mendapatkan sepatu incarannya itu rela menginap sejak Kamis (7/11/2019) malam di basement tempat pameran.

Cowok asal Bekasi, Jawa Barat, ini akhirnya mendapatkan nomor antrian 121 dari 400 nomor yang disediakan penyelenggara.

Sepatu Boots Kini Masuk Jadi Tren Gaya Hidup Setelah 30 Tahun Dikenakan Untuk Pekerja Berat 

Begini Konsep Gaya Hidup Sehat Organik Agar Awet Muda dan Panjang Umur

Halaman
12
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved