Tangerang

Hamili Keponakannya dan Ogah 'Nikahi', Tukang Ojek Ini Babak Belur Dihajar 4 Pria di Pondok Aren

Tukang ojek di Pondok Aren, Tangerang Selatan, babak belur dihajar oleh empat orang pria yang tidak terima dengan perbuatannya menghamili wanita.

Tribun Jateng
Ilustrasi 

Seorang tukang ojek di Pondok Aren Tangerang Selatan babak belur setelah dihajar oleh empat orang pria yang tidak terima dengan perbuatannya menghamili seorang wanita.

Tidak lain, pengeroyok bernama Jamroni (37), Ahmad Yasin (33), Yudianto (20), dan Andi Susanto (34) yang merupakan paman dari wanita yang dihamili oleh korban itu menganggap tukang ojek, Wewan Kurniawan (22), tidak mau bertanggung jawab.

Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto, menjelaskan, kejadian itu berawal pada tanggal 30 Oktober 2019 ketika orangtua dari wanita yang dihamili mencari-cari Wawan.

Sampai pada tanggal 31 Oktober, Wawan baru menunjukkan batang hidungnya saat mendatangi kediaman orangtua wanita yang dihamilinya untuk membicarakan rencana pernikahan mereka.

Akan tetapi, empat orang pelaku itu datang secara tiba-tiba kemudian menghajar Wawan secara membabi buta.

 Prabowo Subianto dan Hotman Paris Ngobrol Dua Jam di Rumah Jalan Kertanegara, Ada Apa ya?

 Berat Badan Naik 4 Kilogram, Penyanyi Dangdut Via Vallen Terlihat Gendutan

 Akhirnya Jokowi Pamerkan Desain Terbaru Ibu Kota yang akan Pindah di Kalimantan Timur

 KUNCEN Makam Astana Giri Bangun Sebut Arwah Presiden Soeharto Restui Prabowo-Puan di Pilpres 2024

"Korban bersama dengan para saksi datang ke rumah orangtua wanitanya untuk membicarakan pernikahan tersebut. Kemudian para Pelaku datang dan langsung memukuli korban dengan menggunakan tangan kosong dan menendang dengan kaki," ujar Afroni dikonfirmasi, Jumat (8/11/2019).

Korban yang tidak terima dengan perlakuan paman dari wanita yang akan dipinangnya itu akhirnya membuat laporan ke kantor polisi.

Keempatnya berhasil diringkus pada tanggal 4 November 2019 di sebuah rumah di kawasan Ciledug, Kota Tangerang.

 Ahok BTP: Justru e-Budgeting Ungkap Pembelian Lem Aibon dan Pulpen

"Para pelaku kesal karena korban awalnya tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya telah menghamili keponakannya," kata Afroni menjelaskan alasan pelaku.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved