Novel Baswedan Diteror

Novel Baswedan Dituduh Rekayasa Penyiraman Air Keras, Pegawai KPK: Ini Sangat Menyakitkan!

WP KPK meminta buzzer dan para pegiat media sosial menghentikan narasi teror terhadap Novel Baswedan merupakan rekayasa.

Novel Baswedan Dituduh Rekayasa Penyiraman Air Keras, Pegawai KPK: Ini Sangat Menyakitkan!
ISTIMEWA
Novel Baswedan 

WADAH Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) meminta buzzer dan para pegiat media sosial menghentikan narasi teror terhadap Novel Baswedan merupakan rekayasa.

Narasi tersebut dinilai telah membunuh karakter Novel Baswedan.

"Saya pikir orang-orang ataupun mereka yang ada di dunia maya yang ingin mengubah, yang ingin membunuh karakter, yang ingin membuat distorsi terhadap publik bahwa ini direkayasa."

Kader PDIP Polisikan Novel Baswedan, Tuding Kasus Penyiraman Air Keras Rekayasa, Ia Curigai Hal Ini

"Saya minta untuk dihentikan dan disetop," tegas Ketua WP KPK Yudi Purnomo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2019).

WP KPK, kata Yudi, belum memutuskan menempuh langkah hukum terhadap pihak maupun akun di media sosial yang 'membunuh' karakter Novel Baswedan tersebut.

Ia menyatakan, pegawai akan berkonsolidasi dengan tim kuasa hukum Novel Baswedan dan Biro Hukum KPK mengenai langkah tersebut.

Kader PDIP Polisikan Novel Baswedan, Tuding Kasus Penyiraman Air Keras Rekayasa, Ia Curigai Hal Ini

Yang pasti, kata Yudi, narasi yang menyebut kasus teror Novel Baswedan merupakan rekayasa telah menyakitkan hati para pegawai KPK.

Apalagi, narasi tersebut dibangun saat tokoh nasional, tokoh agama, mahasiswa, dan elemen lainnya mendorong agar kasus ini segera diselesaikan.

"Ini benar-benar suatu hal yang bagi kami sangat menyakitkan."

Novel Baswedan Dituding Rekayasa, Pegawai KPK: Kalau Benar Pasti Langsung Ditangkap di Hari Pertama

"Novel telah memberantas korupsi sebagai penyidik di KPK kemudian dibuat seolah-olah bahwa penyerangan terhadapnya adalah rekayasa."

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved