Breaking News:

Gubernur Edy Rahmayadi Keluarkan Larangan Buang Bangkai Babi di Sungai, Cegah Wabah Kolera Babi

Yang jadi persoalan, lanjutnya, orang yang membuang bangkai babi ke sungai mungkin tak mengerti dampak buang babi ke sungai.

TribunMedan/Satia
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat ditemui sesuai melaksanakan salat di Masjid Agung, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Kamis (25/4/2019) 

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan mengeluarkan surat peraturan gubernur ( pergub) dalam penanganan hog cholera atau kolera babi yang wabahnya merebak hingga ke 11 kabupaten.

Isi pergub itu salah satunya untuk mencegah orang membuang bangkai babi ke sungai.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakannya kepada wartawan pada Kamis pagi tadi (7/11/2019).

Fenomena Gunung Semeru Bertopi Awan Terjadi Lagi Hari Ini, Tak Perlu Dikaitkan dengan Mistis

Apartemen Pacific Garden Campus Town, Tak Sekadar Kos-kosan Mahasiswa, tetapi juga Peluang Investasi

Analisis Sindiran Jokowi kepada Surya Paloh: Peringatan Keras!

 Dijelaskannya, bantuan dari pemerintah pusat adalah pemberian vaksin dan ahli-ahlinya.

Serangan virus ini, kata dia, sifatnya masih nasional, belum sampai internasional.

Dikatakannya, hog cholera ini hanya menyerang pada babi.

Virus dapat menular melalui angin. Dikatakannya, populasi babi di Sumut tidak sebanyak yang diperkirakan.

Yang jadi persoalan, lanjutnya, orang yang membuang bangkai babi ke sungai mungkin tak mengerti dampak buang babi ke sungai.

"Untuk itu, kita akan keluarkan surat kepada masyarakat. Bukan hanya babi, seluruh sampah tak boleh dibuang ke sungai," katanya.

Edy menambahkan, mereka harus diberi tahu agar mengerti.

Jenderal Andika Perkasa Bakal Jabat Wakil Panglima TNI?

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved