Diberdayakan Jadi Petani dan Peternak, Warga Binaan Lapas Ciangir Dapat Keuntungan 50 Persen

“Dengan bertani paling tidak teman-teman warga binaan berkontribusi untuk pembangunan nasional secara nyata,” ujar Sri Puguh

Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Dirjen Pas Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami di Lapas Klas IIB Ciangir, Legok, Kabupaten Tangerang, Kamis (7/11/2019). 

Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Klas IIB Ciangir, Legok, Kabupaten Tangerang, punya cara unik memberdayakan warga binaannya.

Caranya dengan mengajak mereka bertani (becocok tanam) dan beternak selama masa penahanan.

Kepala Lapas Ciangir, Sugeng Indrawan, mengatakan, pihaknya menerapkan konsep memberlakukan para warga binaan seperti masyarakat umum dengan bekerja di lahan yang sudah disediakan selama delapan jam setiap harinya.

“Untuk Lapas Ciangir kami punya standar untuk pekerjaannya itu delapan jam satu hari, sudah sama Isoma (Istirahat, salat, makan),” ujar Sugeng usai acara Penanaman Jagung di Lapas Ciangir, Kamis (7/11/2019).

Ditambahkan Sugeng, warga binaan yang mendekam di lapas terbuka ini sudah diseleksi terlebih dahulu serta dipastikan bukan berasal dari tahanan pidana khusus.

Oleh karenannya, Lapas Ciangir menjadi lapas dengan penjagaan yang rendah atau minimum security.

Kendati demikian, meski mendapatkan sedikit penjagaan, namun para warga binaan dapat dikembalikan ke lapas tingkat medium jika tidak dapat mengikuti peraturan di Lapas Ciangir.

“Kalau yang bersangkutan sudah diprogram di minimum security di Lapas Ciangir tapi tidak bisa memenuhi target kinerja atau melakukan hal-hal yang dilarang itu jelas kami kembalikan ke UPT (Unit Pelayanan Teknis) awal atau lapas medium,” ujar Sugeng.

Saat ini, terdapat 28 warga binaan yang mendekam di tempat yang baru diresmikan sekitar dua bulan lalu ini.

Warga binaan pemasyarakatan yang menjalani program bertani maupun beternak juga akan mendapatkan profit 50 persen dari total keuntungan bersih hasil tani atau ternak.

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved