Soal Mata Uang Digital, Facebook: Lebih Sulit Daripada Media Sosial

Kevin Weil, Wakil Presiden produk di Calibra Facebook menyebutkan bahwa perkembangan cryptocurrency Libra tidak akan semulus perkembangan sosial media

Editor:
istimewa
Perusahaan jejaring sosial raksasa, Facebook, akhirnya merambah bisnis ke mata uang kripto yang dinamakan "Libra". 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Kevin Weil, Wakil Presiden produk di Calibra Facebook menyebutkan bahwa perkembangan cryptocurrency Libra tidak akan semulus perkembangan sosial media Facebook.

Meskipun membawa nama besar Facebook, Libra dikatakan membutuhkan waktu untuk memiliki pasarnya sendiri.

"Ini (Libra) tidak akan menjadi sesuatu yang menyebar seperti jejaring sosial," kata eksekutif Facebook Kevin Weil, seperti dikutip CNBC, Rabu (6/11/2019), yang dilansir Kompas.com.

Soal Boeing 737 Max, IATA: Regulator Sertifikasi Boeing 737 MAX Ada Kesalahan Besar

Weil mengatakan, Libra tidak akan viral layaknya Facebook, bahkan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk berkembang.

Namun ia optimis, jumlah anggota Asosiasi Libra akan bertambah, apalagi dalam aturannya mereka tak harus menggunakan Facebook dalam transaksi Libra.

"Ini akan menjadi pekerjaan yang bukan hanya tahun saja tapi dekade, dan itu layak dilakukan. Anda juga tidak harus menggunakan produk Facebook, untuk menggunakan Libra,” katanya.

Rencana Akan Dual Listing, Tokopedia : Nanti Setelah Ekonomi Digital Merata

Libra sebelumnya berada di bawah tekanan aturan yang intens sejak pertama kali mengumumkan rencana mengeluarkan produk cryptocurrency Libra pertengahan tahun ini.

Asosiasi Libra yang berbasis di Swiss juga mengungkapkan bahwa Libra kehilangan dukungan.

Tapi Weil optimis pada minat perusahaan lain untuk bergabung dengan Libra.

Data PDB Indonesia Stabil di Level 5 Persen, Analis Asing Heran: Ini Komentarnya

"18 bulan yang lalu, ini adalah ide. Hari ini kami memiliki 21 organisasi berkomitmen yang fantastis yang merupakan anggota Asosiasi Libra. Banyak lagi yang ingin terlibat. Jadi, perkirakan jumlah itu akan terus bertambah,” kata Weil.

Nilai cryptocurrency Libra nantinya akan dikaitkan dengan nilai mata uang pemerintah dan utang negara untuk mempertahankan stabilitas.

Ini mirip dengan sistem ‘stablecoin’ untuk menghindari volatilitas pada cryptocurrency seperti yang terjadi pada Bitcoin.

Facebook mengatakan Libra memiliki fokus penggunaan utama pada pengiriman uang, di mana orang mengirim uang secara lintas batas.

Panduan Melihat Laporan Keuangan Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Sedangkan Libra memberikan solusi biaya rata-rata untuk pengiriman uang masuk sekitar tujuh persen dari total jumlah transaksi.

Libra akan menjadi cara Facebook berekspansi dalam bisnis, nantinya pemanfaatan wabah dompet digital dapat menyimpan dan bertukar dana termasuk Libra.

Weil juga menunjukkan optimismenya akan adanya banyak dompet digital lain dari perusahaan kecil dan besar yang dapat menggabungkan Libra dalam transaksinya.

Suku Bunga Cenderung Turun, Banyak Perusahaan Menerbitkan Obligasi Global

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Facebook: Perkembangan Cryptocurrency Lebih Sulit daripada Media Sosial

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved