Liga 1

Pelatih Persija Jakarta Tak Mau Anggap Remeh Kekuatan Semen Padang yang Terpuruk di Liga 1 2019

Skuat Macan Kemayoran akan bertandang ke markas Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Kamis (7/11/2019) pukul 15.30 WIB.

Pelatih Persija Jakarta Tak Mau Anggap Remeh Kekuatan Semen Padang yang Terpuruk di Liga 1 2019
Media Persija
Edson Tavares, Pelatih Persija Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

Pelatih kepala Persija Jakarta, Edson Tavares tak mau menganggap enteng tuan rumah Semen Padang saat berjumpa di pertandingan lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-27.

Skuat Macan Kemayoran akan bertandang ke markas Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Kamis (7/11/2019) pukul 15.30 WIB.

Dalam empat laga terakhir, tim asuhan eduardo Almeida tak pernah berhasil meraih kemenangan saat bermain di pertandingan kandang dan tandang.

Terakhir kali Semen Padang meraih kemenangan saat berjumpa dengan Persija Jakarta di putaran pertama Liga 1 2019, pada 16 Oktober lalu.

Edson Tavares enggan melihat statistik buruk dari calon lawan yang akan dihadapinya tersebut.

Pelatih berkebangsaan Brasil itu memilih menghormati dan akan berjuang menampilkan permainan terbaik di markas skuat Kabau Sirah.

Sriwijaya FC Siap Hadapi Babak 8 Besar Liga 2 Indonesia, Laga Pertama Lawan Persewar Waropen

Bambang Pamungkas Berseteru dengan Pentolan Jakmania Garis Keras, Ketum The Jakmania Bereaksi

Berkarir di Liga 2, Cristian Gonzales Sebut Liga 2 Bersih dari Mafia Sepak Bola

"Sepak bola itu permainan. Saya tidak mau lihat statistik, dimana tuan rumah tidak tampil baik di pertandingan lalu. Namun kami tetap respek dengan mereka. Kami akan mencoba bermain maksimal dan bisa tampil baik," kata pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, Rabu (6/11/2019).

Menurut Tavares, selama menjalani kompetisi Liga 1 2019, Semen Padang menampilkan permainan bagus dan ngotot di lapangan.

Namun, skuat Kabau Sirah belum dihinggapi keberuntungan saat bermain di Liga 1 2019.

"Semen Padang sekali lagi tampil baik, mereka selalu tampil bagus. Akan tetapi masalah keberuntungan setiap laga tampil bagus selalu lengah di akhir pertandingan hingga akhirnya mereka kebobolan," tutur mantan pelatih Yokohama tersebut.

Editor: Murtopo
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved