Viral Medsos

VIDEO Viral,Mahfud MD Dituduh Terima Gratifikasi dan Langgar Hukum Terkait Pengakuan Dibiayai Swasta

Said Didu tuding Mahfud MD langgar aturan atau Mahfud MD terima gratifikasi terkait pengakuannya yang dibiayai dua perusahaan milik konglomerat besar.

VIDEO Viral,Mahfud MD Dituduh Terima Gratifikasi dan Langgar Hukum Terkait Pengakuan Dibiayai Swasta
Twitter
Said Didu tuding Moh Mahfud MD berpotensi terima gratifikasi dan langgar hukum jika terima uang dari swasta. 

Said Didu tuding Mahfud MD langgar aturan atau Mahfud MD terima gratifikasi terkait pengakuannya yang dibiayai dua perusahaan milik konglomerat besar.

MANTAN Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu tuding Mohammad Mahfud MD langgar aturan.

Bahkan, Prof Mohammad Mahfud MD sebagai pejabat negara bisa berpotensi atau dikategorikan menerima gratifikasi dan itu artinya melanggar hukum.

Muhammad Said Didu menilai pernyataan Mahfud MD saat masih menjadi pengawas Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) yang menyebut sering dibiayai swasta berpotensi menjadi gratifikasi,

"Setahu saya tugas negara tdk boleh dibiayai oleh swasta. Jika itu dilakukan sangat potensial gratifikasi," tulis Said Didu melalui akun twitternya, Selasa (5/11/2019).

1 Tahun Bobol Tas di Bandara Soetta, Petugas Bagasi Dapat 21 Jam Tangan, 44 HP, Uang Rp 170 Juta

Said Didu juga mem-mention Mahfud MD terkait videonya yang kini viral yang mengaku dibiayai oleh perusahaan swasta, yakni Sinar Mas dan Astra Internasional. 

Simak cuitan Muhammad Said Didu berikut ini.

@msaid_didu:  Prof @mohmahfudmd yth, BUMN saja tdk boleh membiayai kegiatan dan orang pemerintah. Ini Bapak kok sbg pejabat Negara dibiayai oleh swasta dan bahkan aktif menyodorkan proposal kegiatan kepada swasta. Menurut saya ini pelanggaran.

Komentar terhadap pernyataan Mahfud MD, kini Menkopolhukam, saat masih menjadi anggota Dewan Pengawas BPIP bahwa kegiatannya dibiayai oleh swasta juga mendapat tanggapan mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

"Itu mazhab hukum “tirani itikad baik”. Dan itu dianut dalam pemberantasan korupsi," ujar Fahri Hamzah.

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved