Belum Ada Putusan Pengadilan, PT JUP Pastikan Pembangunan Sekolah di Komplek Pluit Putri Jalan Terus

Pembangunan sekolah tersebut dilakukan diatas lahan yang berada di Jalan Taman Pluit Putri, Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Jakarta Utara.

Belum Ada Putusan Pengadilan, PT JUP Pastikan Pembangunan Sekolah di Komplek Pluit Putri Jalan Terus
Istimewa
Petugas dari PT JUP saat meninjau lokasi RTH di Komplek Pluit Putri yang akan dijadikan bangunan sekolah Bina Tunas Bangsa (BTB). 

Penjaringan, Warta Kota--PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) tetap melanjutkan pembangunan Sekolah Bina Tunas Bangsa (BTB).

Pembangunan sekolah tersebut dilakukan diatas lahan yang berada di Jalan Taman Pluit Putri, Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Jakarta Utara.

Di saat bersamaan, warga Komplek Pluit Putri sedang menggugat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) lahan tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Puluhan warga unjuk rasa di depan kantor PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) di dalam Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (4/11/2019).
Puluhan warga unjuk rasa di depan kantor PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) di dalam Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (4/11/2019). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Andika Silvananda, Kepala Departemen Corporate Secretariat & Legal PT Jakarta Utilitas Propertindo, mengatakan, belum adanya putusan pengadilan membuat pihaknya tetap melanjutkan pembangunan.

"Sampai saat ini, kami maupun partner tetap bisa melakukan (pembangunan) itu karena tidak ada keputusan dari lembaga terkait," kata Andika Silvananda.

IMB yang diterbitkan PTSP Jakarta Utara adalah landasan hukum pembangunan Sekolah Bina Tunas Bangsa.

PT JUP Beranggapan Pembangunan Sekolah di Kompleks Pluit Putri Dilaksanakan Sesuai Zonasi

Warga Demo Penebangan Pohon di Komplek Pluit Putri oleh PT JUP

Kondisi berbeda apabila sudah ada putusan pengadilan mengenai usulan warga terkait penundaan pembangunan sekolah.

"Kalau sudah ada keputusan (pengadilan), kami akan menghormati. Tapi ini tidak ada, berarti IMB-nya masih berlaku," ujar Andika Silvananda.

Ia meyakini, proses yang telah dilakukan sesuai prosedur hingga akhirnya diterbitkan IMB.

Warga Komplek Pluit Putri demo di depan Kantor PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) yang berada di dalam perumahan tersebut, Senin (15/7/2019) sore.
Warga Komplek Pluit Putri demo di depan Kantor PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) yang berada di dalam perumahan tersebut, Senin (15/7/2019) sore. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

"Kalau tidak sesuai, kecil kemungkinan IMB akan dikeluarkan PTSP Jakarta Utara," ujar Andika Silvananda melanjutkan, "Pembangunan sekolah dianggap sesuai koridor hukum yang berlaku."

Apalagi lahan tersebut milik induk perusahaan mereka yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Sebelum proses (pembangunan) sekolah dimulai, kami sudah melakukan sosialisasi. Pihak-pihak yang menyampaikan aspirasi tadi juga hadir saat sosialisasi berjalan," katanya.

Masih Berproses di PTUN, Warga Komplek Pluit Putri Sesalkan JUP Lakukan Pekerjaan Pembangunan

Ada Penolakan Warga, Jakpro Klaim Lahan Pembangunan di Pluit Putri Miliknya.

Sebelumnya diberitakan, warga demo menolak rencana pembangunan Sekolah Bina Tunas Bangsa di lahan di Jalan Taman Pluit Putri, Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Senin (4/11/2019).

Mereka berunjuk rasa setelah pihak PT Jakarta Utilitas Propertindo menebang pohon-pohon yang ada di lahan tersebut, Sabtu (2/11/2019).

Warga juga menggembok pintu akses ke lokasi lahan agar pengembang tak melanjutkan pembangunan sekolah tersebut.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved