1 Tahun Bobol Tas di Bandara Soetta, Petugas Bagasi Dapat 21 Jam Tangan, 44 HP, Uang Rp 170 Juta

modus yang dilancarkan adalah membobol atau membuka paksa barang milik penumpang dan mengambil barang yang sekiranya bernilai ekonomi.

1 Tahun Bobol Tas di Bandara Soetta, Petugas Bagasi Dapat 21 Jam Tangan, 44 HP, Uang Rp 170 Juta
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Arie Ardian (berpakaian seragam dinas) didampingi Kasat Reskrim AKP Yurikho Alexander (kiri) menunjukan barang bukti hasil pembobolan tas penumpang dari bagasi di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (5/11/2019). 

Sebanyak lima kasus bobol tas penumpang yang dilakukan oleh 15 oknum petugas bagasi diungkap jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Barang-barang curian yang berhasil digasak komplotan begundal ini pun cukup mencengangkan. Terdiri dari 21 jam tangan mewah, 44 buah handphone, dan uang tunai senilai Rp 170 juta.

“Dalam waktu satu tahun, Polresta Bandara Soekarno-Hatta sudah berhasil mengungkap lima kasus pencurian dodos tas di Bandara Soekarno-Hatta, baik itu melalui kargo atau bagasi perorangan,” jelas Kapolresta Bandara Soekarno Hatta, AKBP Arie Ardian di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (5/11/2019), seperti dilansir TribunJakarta.com.

Dalam pengungkapan itu, kawanan polisi meringkus sebanyak 15 orang pelakunya.

Lanjut Arie, modus yang dilancarkan adalah membobol atau membuka paksa barang milik penumpang dan mengambil barang yang sekiranya bernilai ekonomi.

Para tersangka tidak hanya melancarkan tindakannya di Bandara Soekarno-Hatta namun dilakukan juga di bandar udara besar lainnya seperti Bandara Kualanamu.

“Lima kasus ini ada yang di Soetta, ada juga di bandara luar seperti Kualanamu dan Lampung. Tapi tetap karena dilaporkan di sini kita melakukan upaya penyelidikan sehingga kasus bisa terungkap,” ucap Arie.

Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved