Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Lieus Bantah Ahmad Dhani Suruh Orang Ambil Formulir Pendaftaran Calon Wali Kota Surabaya

"Tadi tegas dia katakan tidak pernah ada niatan dan tidak pernah menyuruh siapapun untuk menjadi calon Wali Kota Surabaya.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota
Lieus Sungkharisma selaku Juru Bicara Ahmad Dhani saat ditemui di Lapas Klas I Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (4/11). 

Baru-baru ini diberitakan bahwa seorang yang bernama Hariyadi Nugroho mengaku disuruh Ahmad Dhani untuk mengambil formulir pendaftaran calon wali kota Surabaya pada ajang Pilkada 2020 mendatang di Kantor DPC Gerindra Surabaya, Jumat (26/10) kemarin.

Menanggapi hal itu, rekan Dhani yang juga merupakan juru bicara, Lieus Sungkharisma menyanggah pernyataan tersebut.

Menurut Lieus, Dhani saat ini sedang berfokus untuk menyelesaikan masa tahanan atas kasus terkait ujaran kebencian yang menjeratnya.

"Tadi tegas dia katakan tidak pernah ada niatan dan tidak pernah menyuruh siapapun untuk menjadi calon Wali Kota Surabaya. Beliau sedang fokus menjalani hukuman," kata Lieus usai menjenguk Dhani di Lapas Klas I Cipinang, Jakarta Timur, Senin (4/11).

Lieus menambahkan saat ini Dhani tidak pernah berniat untuk mendaftarkan diri menjadi Wali Kota Surabaya. Ia menduga bahwa pemberitaan tersebut sengaja dibuat-buat oleh oknum yang sengaja ingin menjelek-jelekan citra Dhani.

"Itu penting saya kira gak boleh ada lagilah. Kan pertarungan sudah selesai, saya takutnya ada yang iseng gitu. Ahmad Dhani terus diganggu, digoda dalam tanda petik untuk terus jadi berita-berita dan nanti dibully atau diapain," jelasnya.

Berulang kali Lieus pun menegaskan bahwa Dhani saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan sisa masa hukumannya hingga akhir tahun.

"Jadi katanya sampaikan salam kepada teman-teman media. Jadi berita itu tidak benar. Dia tidak pernah berkeinginan dan menyuruh siapapun untuk mengambil formulir dan mendaftar menjadi calon Wali Kota Surabaya," jelasnya.

Sebelumnya, Ahmad Dhani mendekam di Lapas Klas I Cipinang setelah PN Jakarta Selatan menjatuhkan vonis selama 1,5 tahun atas kasus ujaran kebencian. Ia pun ditahan sejak tanggal 28 Januari 2019 silam.

Di waktu yang bersamaan, Dhanj juga terjerat kasus 'vlog idiot' di PN Surabaya. Proses hukumnya hingga kini masih berlanjut meski ia telah divonis selama 1 tahun penjara lantaran tim kuasa hukum Dhani mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved