Ruang Terbuka Hijau

PT JUP Beranggapan Pembangunan Sekolah di Kompleks Pluit Putri Dilaksanakan Sesuai Zonasi

Mereka berunjuk rasa setelah pihak PT JUP menebang pohon-pohon yang ada di lahan tersebut.

PT JUP Beranggapan Pembangunan Sekolah di Kompleks Pluit Putri Dilaksanakan Sesuai Zonasi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Warga mengungkapkan aspirasinya dengan membawa spanduk ungkapan protes di lahan hijau yang akan dibangun sekolah, di Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (4/11/2019). 

Rencana pembangunan sekolah Bina Tunas Bangsa (BTB) di sebuah lahan di Jalan Taman Pluit Putri, Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Jakarta Utara dinilai sudah sesuai zonasi.

Kepala Departemen Corporate Secretariat and Legal PT JUP, Andika Silvananda mengatakan, lokasi pembangunan sekolah sudah sesuai dengan zonasinya yakni berada di zona cokelat dan zona H2.

"H2 adalah taman bermain yang bisa difungsikan untuk taman olahraga dan sebagainya. Itu adalah fungsi dari H2, jadi tidak melulu dalam arti seperti H1 yang nggak bisa dialihkan sebagainya," kata Andika, Senin (4/11/2019).

Bocah Perempuan Tercebur Ke Dalam Sumur Saat Dia Memandikan Adiknya di Bibir Sumur Tua yang Lapuk

Andika menyatakan klaim, langkah pihaknya yang melakukan penebangan pohon tidak bertentangan dengan target Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan perihal Ruang Terbuka Hijau (RTH) 30 persen.

"Keputusan Gubernur dalam hal ini, 30 persen (RTH) pasti kan ada di zonasinya."

"Kita lihat dari zonasi aja. Kalau dari zonasinya, menurut kami, apa yang kami lakukan sudah sesuai prosedur," ucap Andika.

Pria Perancang Hukuman Cambuk Tertangkap Basah Selingkuh Malunya Mak Dicambuk Melebihi Dihukum Mati

Sekolah yang nantinya dibangun oleh anak usaha PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti yang ditentukan dalam zonasi H2.

Andika menegaskan pihaknya tidak akan melarang warga memakai seluruh fasilitas taman ataupun tempat olahraga yang ada di sekolah itu setelah nantinya beroperasi.

"Pembangunan sekolah tersebut itu juga mengakomodir taman serta sarana olahraga yang dapat dimanfaatkan juga oleh warga sekitar," ujar Andika.

Sanksi yang Diterima Oknum Polisi yang Melakukan Kekerasan pada Ambulans Diharapkan Akhiri Kekerasan

Sebelumnya puluhan warga demo menolak rencana pembangunan sekolah Bina Tunas Bangsa (BTB) di sebuah lahan di Jalan Taman Pluit Putri, Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (4/11/2019).

Mereka berunjuk rasa setelah pihak PT JUP menebang pohon-pohon yang ada di lahan tersebut pada Sabtu (2/11/2019).

Bahkan, warga juga menggembok pintu akses ke lokasi lahan agar tidak melanjutkan pembangunan sekolah.

Warga mengungkapkan aspirasinya dengan membawa spanduk ungkapan protes di lahan hijau yang akan dibangun sekolah, di Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (4/11/2019).

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi Tidak Menyangka Vonis Bebas Diberikan terhadap Sofyan Basir

Warga dan Pengemudi Mengeluhkan Pembangunan Flyover Cipendawa yang Mengakibatkan Kemacetan Parah

Avriellia Shaqqila Merasa Dirinya Dijebak Saat Ditangkap Polisi Terkait dengan Prostitusi Online

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved