Cukai Rokok Naik, Saatnya Berhenti Merokok Diganti dengan Melakukan Investasi

Jika kamu telah merokok selama 5-10 tahun, total biaya pengeluaranmu selama lima tahun untuk membeli rokok saja mencapai Rp 90 juta.

Editor:
Health.com
Ilustrasi orang merokok 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Seperti diketahui bahwa pemerintah berencana bakal menaikkan cukai rokok sebesar 23 persen dan harga eceran rokok sebesar 35 persen tahun 2020 mendatang.

Pastinya bagi perokok, tentu kenaikan tersebut akan mempengaruhi pada keuangan bukan.

Tahukah kamu, jika mengurangi candu rokok yang biasanya per hari bisa membeli dua atau tiga bungkus ketika berhenti atau porsi merokoknya berkurang akan terasa pada kondisi keuanganmu?

Misalnya, jika pecandu rokok memiliki kebiasaan mengeluarkan uang per hari Rp 40.000 hingga Rp 50.000 untuk pembelian dua bungkus, maka total pengeluarannya bisa mencapai kisaran Rp 1,5 juta.

Tokopedia Siap Melakukan IPO di Dua Negara, di Negara Mana Saja?

Jika kamu telah merokok selama 5-10 tahun, total biaya pengeluaranmu selama lima tahun untuk membeli rokok saja mencapai Rp 90 juta.

Padahal, bila kamu berhenti merokok, uang tersebut bisa digunakan untuk mencicil beli rumah.

Mengutip dari Supermoney.com dan Smokefree.org.nz, Senin (4/11/2019), yang dilansir Kompas.com, ada beberapa manfaat ketika kamu stop merokok, antara lain sebagai berikut.

1. Biaya Kesehatan yang Lebih Rendah

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), asap tembakau mengandung koktail mematikan.

Lebih dari 7.000 bahan kimia dan senyawa kimia, banyak di antaranya beracun, dan sekitar 70 menyebabkan kanker.

Tembakau membunuh 443.000 orang setiap tahun.

Angka ini melebihi dari orang yang meninggal karena HIV, kecelakaan mobil, penyalahgunaan alkohol, obat-obatan terlarang, dan bunuh diri.

Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Sudah Ada Peserta yang Pindah Kelas Lebih Rendah

Untuk setiap orang yang meninggal karena penyakit yang berhubungan dengan tembakau, 20 orang lagi hidup dengan penyakit yang berhubungan dengan merokok.

Dari tahun 2000–2004 di AS, merokok menghasilkan sekitar 193 miliar dolar AS atau setara Rp 270 triliun (kurs Rp 14.000 saat ini) biaya terkait kesehatan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved