Senjata Ilegal

Pelaku Penjual dan Perakit Senjata Api Ilegal Dapatkan Bahannya dari Toko Online

Keahlian merakit senjata api disalahgunakan oleh seorang pria di Komplek Kostrad, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, untuk diperjualbeli

Istimewa
Barang bukti senjata api rakitan yang berhasil disita polisi Unit Reskrim Polsek Ciputat di sebuah rumah Komplek Kostrad, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2019). 

Keahlian merakit senjata api disalahgunakan oleh seorang pria di Komplek Kostrad, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, untuk diperjualbelikan secara bebas.

Penjual dan perakit senjata api ilegal itu terungkap setelah Polsek Ciputat menjaring seorang pelaku Cahyo Muhammad Rafli (26) pada Kamis (31/10/2019) kemarin.

Dari pengakuan pelaku ke petugas, bahan yang digunakan untuk senjata api ternyata didapatkan dari tempat jual beli online.

"Tersangka mendapatkan dengan cara membeli airsoft gun melalui aplikasi jual beli online di toko Mafia Sport yang kemudian di-upgrade menjadi senjata api rakitan," ujar Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Erwin Subekti dikonfirmasi, Jumat (1/11/2019).

Tidak hanya mendapatkan senjata airsoft gun dari toko online, pelaku juga mendapatkan pelurunya dari toko online lainnya.

 Ahok BTP: Justru e-Budgeting Ungkap Pembelian Lem Aibon dan Pulpen

 Ini Tiga Kritik KERAS Pengamat Soal Anggaran Lem Aibon Capai Rp 82,8 Miliar di Disdik DKI

 Pagar Mewah Rp 80 Juta Roboh Karena Perbaikan Selokan Air, Pemilik Tuntut Ganti Rugi

 HEBOH Jenazah Wanita Hidup Lagi Seusai Disentuh Suaminya, Sudah 3 Hari Meninggal & Nyaris Dikremasi

"Sedangkan peluru didapatkan melalui aplikasi dengan nama akun Agung Power Toy," beber Erwin.

Ketika kediaman pelaku digeledag, ditemukan sejumlah senjata api rakitan berbagai jenis termasuk puluhan pelurunya.

Enam unit pistol yang disita yakni satu unit senjata api jenis FN, tiga unit pistol revolver WG733, dua unit pistol Revolver WG708 serta satu kotak peluru ramset isi 67 butir, 18 butir peluru 22LR, 3 butir peluru SPL, dan dua grid pistol revolver.

Selain senjata api, ditemukan juga narkotika jenis sabu dan ganja yang disembunyikan di kursi dan laci di rumah pelaku.

 Keberadaan PKL Ternyata Malah Merusak Tampilan Jalur Sepeda di Kembangan

Polisi pun menyita tiga plastik klip sabu yang memiliki berat 10,1 gram dan satu bungkus coklat berisi ganja dengan berat 2,53 gram.

Dengan bukti kepemilikan narkoba dan senjata itu, pelaku disangkakan Pasal 114 dan Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotoka dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved