Kabinet Jokowi

DIRALAT, Menhan Prabowo Subianto Tetap Terima Gaji dan Tunjangan dari Pemerintah, Ini Alasannya

Jubir Prabowo Subianto meralat informasi sebelumnya dan menyatakan Prabowo tetap terima gaji sebagai menhan. Lantas uangnya akan dikemanakan?

DIRALAT, Menhan Prabowo Subianto Tetap Terima Gaji dan Tunjangan dari Pemerintah, Ini Alasannya
(KOMPAS.COM/RODERICK ADRIAN MOZES)
Menhan Prabowo Subianto batal tidak terima gaji sebagai menteri. 

Jubir Prabowo Subianto meralat informasi sebelumnya dan menyatakan Prabowo tetap terima gaji sebagai menhan. Aturan yang melarangnya menolak gaji dan tunjangan.

SEHARI setelah menginformasikan Menteri Pertahanan atau Menhan Prabowo Subianto tidak terima gaji, Dahnil Anzar Simanjuntak juru bicara Prabowo Subianto, membuat ralat.

Ternyata, Menhan Prabowo Subianto tetap terima gaji dari Kementerian Pertahanan atau pemerintah.

Prabowo Subianto tetap terima gaji karena sesuai aturan seorang menteri harus tetap menerima gaji dan tunjangan sebagai pejabat negara.

Ketentuan itu diatur oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Sekretariat Negara (Setneg).

Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo Subianto tetap akan taat azas sehingga tetap menerima gaji dan tunjangan sebagai Menhan.

HEBOH Video Nisan Kuburan Berasap lalu Keluarkan Api, Makam Gadis di Gowa Juga Berapi 3 Hari

Asmara Abigail Kesulitan Menari Nembang di Pagelaran Sang Sukrasana Karya Cerita Jaya Suprana

"Sobat sekalian, setelah menerima info dr @Kemhan_RI dan Setneg bahwa gaji, tunjangan dll hrs diterima," ujar Dahnil Azhar Simanjuntak melalui akun twitternya, kemarin.

Hanya saja, gaji dan tunjangan tersebut tidak akan digunakan untuk kepentingan pribadi, tetapi akan disalurkan ke sejumlah yayasan atau lembaga sosial. 

"Beliau akan menerima namun akan disalurkan kpd Yayasan2 sprt yayasan kanker, lembaga zakat, rumah ibadah dll. Terimakasih," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.

Simak cuitan juru bicara Prabowo Subianto ini melalui akun twitternya berikut ini.

@Dahnilanzar Sobat sekalian, setelah menerima info dr @Kemhan_RI dan Setneg bahwa gaji, tunjangan dll hrs diterima maka pak @prabowo hrs taat aturan dan azas, maka beliau akan menerima namun akan disalurkan kpd Yayasan2 sprt yayasan kanker, lembaga zakat, rumah ibadah dll. Terimakasih.

Seri 3 Liga 1 Putri 2019 Grup A Dihelat di Bogor, Zulfikri Bashari Harap Banyak Penonton yang Hadir

BREAKING NEWS: Alfin Lestaluhu Meninggal Dunia

Alasan Prabowo Tak Terima Gaji

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dipastikan tak terima gaji sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju. Gaji dan tunjangan menteri Rp 18,6 juta per bulan. 

Sebelumnya diberitakan, Menhan Prabowo Subianto dipastikan tak akan terima gaji sebagai menteri kabinet Indonesia Maju.

Menhan Prabowo Subianto berkomitmen kehidupannya di dunia politik, termasuk terkait jabatan yang diemban, semata-mata diabdikan demi kepentingan bangsa dan negara.

Kepastian Menhan Prabowo Subianto tak terima gaji menteri itu disampaikan juru bicara Prabowo Subianto Dahnil Anzar Simanjuntak. 

"Saya ingin mengkonfirmasikan kpd sobat semua khususnya sobat pewarta terkait dg informasi yg menyatakan Pak @prabowo tdk akan mengambil gajinya sbg Menteri di @Kemhan_RI adl BENAR," ujar Dhanil Anzar Simanjuntak melalui akun twitternya, Rabu (30/10/2019) pagi ini. 

 Pakar Politik Ungkap Prabowo Tolak Tawaran Awal Jokowi, Pilih Jadi Menhan karena Punya Tujuan Khusus

 MENHAN Modal Prabowo Maju Pilpres 2024 Didukung PDIP Disorot Pengamat Politik Suatu Kemungkinan

Menurut Dahnil A Simanjuntak, sejak awal Ketua Umum Partai Gerindra ini terjun di dunia politik, dia telah berkomitmen untuk mengabdi bagi kepentingan bangsa dan negara.

 Simak status lengkap Dahnil Anzar Simanjuntak berikut ini.

@Dahnilanzar:  Saya ingin mengkonfirmasikan kpd sobat semua khususnya sobat pewarta terkait dg informasi yg menyatakan Pak @prabowo tdk akan mengambil gajinya sbg Menteri di  @Kemhan_RI adl BENAR.

Sejak awal beliau masuk politik, berkomitmen untuk mengabdi bagi kepentingan bangsa dan Negara.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto, Calon Presiden pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019, mau berkoalisi dengan rivalnya pada Pilpres 2019, Joko Widodo atau Jokowi, dan bergabung menjadi anggota kabinet Indonesia Maju.

Prabowo Subianto dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Pertahanan menggantikan Ryamizard Ryacudu.

Satu kader Partai Gerindra lainnya, Edhy Prabowo, juga didapuk menjadi anggota kabinet Jokowi, posisinya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Susi Pudjiastuti.

Inilah Fasilitas Menteri dan Gaji Prabowo Subianto

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik 34 menteri dan empat pejabat setara menteri Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019).

Banyak wajah baru (dengan nama lama yang telah dikenal publik) menghiasi jajaran para pembantu Jokowi.

Sebut saja Prabowo Subianto yang jadi Menteri Pertahanan, Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, juga Mahfud MD yang menjabat Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Setelah menjadi pejabat negara, para tokoh ini akan menikmati sejumlah fasilitas serta gaji yang diberikan oleh negara.

Bagi sebagian menteri yang berlatar belakang pengusaha, gaji yang mereka terima, bisa jadi lebih besar berkali-kali lipat dari sebelumnya.

Dari tayangan iNews Prime disebutkan, gaji pokok yang akan diterima para menteri sebesar Rp 5.040.000.

Namun, selain gaji, para menteri juga akan menerima tunjangan.

Besaran tunjangan yang diterima telah diatur dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 68 Tahun 2001.

Untuk jabatan menteri negara, jaksa agung, dan Panglima TNI dan pejabat lain yang kedudukannya atau pengangkatannya setingkat atau disetarakan dengan menteri, akan diberi tunjangan sebesar Rp 13.608.000.

Dengan demikian, setiap bulan, Prabowo dkk akan menerima total gaji dan tunjangan sebesar Rp 18.648.000 per bulan.

Namun jangan salah, Prabowo dkk masih menerima dana operasional yang nominalnya mencapai Rp 120 juta hingga Rp 150 juta.

Selain itu, para menteri juga mendapatkan fasilitas rumah dinas yang berada di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Fasilitas lain yang bisa dinikmati Nadiem Makarim dkk adalah jaminan kesehatan serta kendaraan dinas.

Istimewanya, untuk periode ini, para menteri akan mendapatkan mobil dinas yang mewah: Toyota Crown 2.5 HV G Executive.

Dikutip dari gridoto.com, Toyota Crown 2.5 HV G Executive merupakan sedan mewah generasi ke-15 yang dibangun menggunakan platform TNGA terbaru dengan sistem penggerak Four-Wheel Drive (4WD).

Platform ini lebih rigid dan ringan demi meningkatkan kemampuan menikung dan handling.

Toyota Crown 2.5 HV G Executive memakai mesin 4-silinder 2.487 cc berkode A25A-FXS dengan sistem hybrid THS II.

Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 181 dk/6.000 rpm dan torsi puncak 221 Nm/3.800-5.400 rpm.

Motor listrik di THS II ini mampu menghasilkan tenaga 140 dk dan torsi 300 Nm.

Toyota Crown 2.5 HV G Executive dibekali Drive Mode Select agar pengemudi bisa memilih mode berkendara yang diinginkan.

Interior Toyota Crown 2.5 HV G Executive terlihat modern dan mewah.

Di tengah dashboard, ada dua layar monitor 8 inci dan 7 inci.

Khusus tipe G Executive Four dibekali panel kayu, lampu pintu LED, dan sistem penyejuk udara khusus baris kedua.

Sementara itu, fitur keselamatan yang disematkan antara lain Dynamic Radar Cruise Control, Lane Tracing Assist, Adaptive High Beam System, dan Road Sign Assist.

Perbandingan dengan Gaji Anggota DPR RI

Gaji yang diterima para menteri, kalah jauh bila dibandingkan dengan gaji anggota DPR RI.

Dikutip dari Kompas.com, besaran gaji dan tunjangan anggota DPR mengacu pada Surat Menteri Keuangan No S-520/MK.02/2015.

Berdasarkan rincian yang disarikan Seknas FITRA pada 2017, gaji seorang anggota DPR sekitar Rp 60 juta per bulan.

Seperti apa rinciannya?

Gaji dan tunjangan tetap

Gaji Pokok: Rp 4.200.000

Tunjangan Istri (10% GP): Rp 420.000

Tunjangan Anak (2 anak x 2% GP): Rp 168.000

Uang sidang / Paket: Rp 2.000.000

Tunjangan Jabatan: Rp 9.700.000

Tunjangan Beras: Rp 30.090 per jiwa per bulan

Tunjangan PPH pasal 21: Rp 2.699.813

Penerimaan lain

Tunjangan Kehormatan: Rp 5.580.000

Tunjangan Komunikasi Intensif: Rp. 15.554.000

Tunjangan Peningkatan Fungsi Pengawasan dan Anggaran: Rp 3.750.000

Bantuan Langganan Listrik dan Telepon: Rp 7.700.000

Asisten Anggota: Rp. 2.250.000

Fasilitas kredit mobil Rp 70 juta/ orang per periode

Biaya Perjalanan:

Uang harian:
a. Daerah tingkat I (per hari) = Rp 500.000
b. Daerah Tingkiat II (per hari ) = Rp 400.000

Uang representasi:
a. Daerah tingkat I (per hari) = Rp 400.000
b. Daerah tingkat II (per hari ) = Rp 300.000

Rumah Jabatan
Anggaran pemeliharaan:

a. RJA Kalibata, Jakarta Selatan (per tahun) = Rp 3.000.000
b. RJA Ulujami, Jakarta Barat (per tahun ) = Rp 5.000.000

Uang Pensiunan (60% dari Gaji pokok) Rp 2.520.000

Dari rincian di atas, besaran gaji anggota DPR RI sekitar Rp 66.141.813.

(Tribunnews.com/Sri Juliati) (Kompas.com/Nur Rohmi Aida) (GridOto.com/Dwi Wahyu R)

Sebagian artikel ini tayang di Tribunnews.com dengan judul Segini Gaji dan Fasilitas yang Akan Diterima Menteri Prabowo, Nadiem, hingga Mahfud MD Penulis: Sri Juliati

Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved