Berita Daerah

Ayah Tiri Bunuh Anak Berusia 3 Tahun, Dua Kali Injak Perut dan Punggung Hingga Membakar Kaki Korban

Sebuah kasus pembunuhan sadis kembali terjadi, yakni kasus ayah tiri bunuh anak berusia 3 tahun.

Ayah Tiri Bunuh Anak Berusia 3 Tahun, Dua Kali Injak Perut dan Punggung Hingga Membakar Kaki Korban
Surya
Ilustrasi 

Sebuah kasus pembunuhan sadis kembali terjadi, yakni kasus ayah tiri bunuh anak berusia 3 tahun.

Sang ayah tiri injak dua kali punggung dan perut anak tersebut, bahkan nekat ayah tiri bakar kaki anak saat itu.

Ternyata, motif ayah tiri aniaya anak sampai tewas, lantaran ayah tiri kesal anak BAB sembarangan.

Simak penjelasan kepolisian Polda Jawa Timur, terkait kasus pembunuhan anak oleh ayah tiri tersebut.

 Pasien Kelas I BPJS Kesehatan Kaget Harus Bayar Iuran Rp 800 Ribu: Mending Asuransi Swasta Dong?

 KECELAKAAN di Tol JORR Cikunir, Dylan Carr Operasi Pembengkakan Otak, Sebagian Tengkoraknya Diangkat

 NASABAH Pakai Dana Salah Transfer Pegawai Bank BNI Rp 3,6 Miliar Berujung Vonis Denda Rp 4 Miliar

Polda Jatim turut memantau hasil penyelidikan soal penyebab kematian AA, balita berusia tiga tahun dengan luka bakar di Malang, kamis (31/10/2019).

Setelah melakukan pemeriksaan kepada para saksi termasuk kedua orangtua korban.

Polisi akhirnya menyimpulkan bahwa insiden tersebut adalah pembunuhan dan pelakunya adalah ayah tiri korban, bernama Ery Age Anwar.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, kesimpulan polisi setempat berdasarkan beberapa fakta dan keterangan yang berseberangan dari informasi yang disampaikan pelaku.

 Kemenag Larang Pakai Cadar, Ustadz Felix Siauw Ingat Putrinya: Sempat Debat dengan Orang Tua

 Apa Hal Sangat Signifikan yang Ditemukan Tim Teknis Polri dalam Kasus Novel Baswedan?

 TERCIDUK, Pemuda Buang Sampah di Kali Ciliwung, Petugas Minta Ambil Lagi, Lihat Janji yang Diucapkan

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved