Breaking News:

Anggaran DKI

Anies Baswedan Pasti Menggganti Sistem e-Budgeting Warisan Ahok yang Memicu Kegaduhan

Dia menargetkan, sistem baru akan langsung diaplikasikan pada 2020 mendatang untuk membahas rancangan anggaran 2021.

Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Gubernur DKI Jakara, Anies Baswedan segera mengubah sistem e-budgeting warisan Ahok. 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan mengganti sistem e-budgeting warisan gubernur sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dia menargetkan, sistem baru akan langsung diaplikasikan pada 2020 mendatang untuk membahas rancangan anggaran 2021.

“Kami mengedepankan prinsip transparansi, akuntability, dan smart system. Itu kami pegang, dan yang akan dilakukan adalah anggaran itu tetap bisa diakses,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat (1/11/2019).

Selain bisa dilihat, kata dia, skema penganggaran yang dilakukan DKI juga menyediakan kolom komentar.

 Kepala Bappeda DKI Mundur Diduga Dampak Kegaduhan Pembelian Lem Aibon Rp 82 Miliar

Artinya, masyarakat bisa memberi masukan dan saran atas kegiatan yang akan dikerjakan DKI Jakarta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kalau saat ini publik hanya bisa lihat tapi tidak bisa memberikan komentar.
Itu (perbarui sistem) sudah dikerjakan dan akan digunakan Januari 2020,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anies enggan dianggap lambat dalam menyikapi sistem ini.

 Pengguna BPJS Mandiri Gratis Ikut Terkejut Saat Melihat Iuran Tarif BPJS Naik Per Awal Tahun 2020

Kata dia, pembaruan sistem itu sudah dikerjakan setahun lebih dan memang direncanakan bakal diresmikan pada akhir tahun 2019.

“Karena kemarin ada hiruk pikuk, pertanyaannya akan saya sampaikan. Ini ada unsur manusia. Unsur manusianya adalah ada yang mengerjakannya dengan malas, tidak tertib, ada yang mengerjakannya dengan tidak tahu niatnya apa, tapi faktanya datanya salah,” jelasnya.

Menurut dia, data yang dimasukan oleh pegawainya di komponen riil anggaran itu bukan angka sesungguhnya yang bakal digunakan. Di sisi lain ada kelemahan di bagian sistem yang membuatnya ada perbedaan data.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved