Kabinet Jokowi

Prabowo Kini Jadi Menterinya Jokowi, Ketua PA 212 Mengaku Kecewa: Itu Hak Pribadi

Walau kecewa dengan sikap Prabowo yang bersedia menjadi pembantu Jokowi, Ketua Persaudaraan Alumni 212, Haikal Hassan menyebut itu hak pribadi

Prabowo Kini Jadi Menterinya Jokowi, Ketua PA 212 Mengaku Kecewa: Itu Hak Pribadi
Tangkap layar ILC TV One
Ustadz Haikal Hassan dalam acara ILC TV One pada Selasa (9/10/2019) malam 

Terpilih hingga kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI, sosok Prabowo Subianto yang kini tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju dipertanyakan banyak pihak.

Pasalnya, sosok Prabowo serta pengikutnya diketahui selalu berseberangan dengan petahana dalam kontestasi Pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Terkait hal tersebut, Ketua II Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustadz Haikal Hassan menyebut jika keputusan Prabowo untuk menjadi seorang pembantu presiden merupakan hak pribadi.

Sebab, berbekal wawasan tentang kebangsaan serta dibesarkan dalam dunia militer, menurutnya pertahanan Indonesia yang kini dinilai lemah akan semakin kuat dengan adanya sosok Prabowo memimpin Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Politisi Nasdem Singgung Wishnutama dan Prabowo Jadi Menteri: Pak Jokowi Tersandera

"Itu hak pribadi beliau, mungkin beliau berfikir dengan berada di dalam beliau dapat memperbaiki bangsa Indonesia lebih baik. Karena apa? karena wawasan beliau yang kebangsaan, ya itu pendapat pribadi saya," ungkap Ustadz Haikal Hassan dalam tayangan Indonesia Lawyer Club lewat channel Youtube Indonesia Lawyers Club pada Rabu (30/10/2019) yang dikutip Wartakotalive.

Dirinya pun tidak ingin berspekulasi ataupun berprasangka terkait keputusan Ketua Umum Partai Gerindra itu bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju.

Hanya saja, Ustadz Haikal Hassan meyakini jika kehadiran Prabowo dalam segi pertahanan untuk memperbaiki pertahanan negara demi kedaulatan bangsa.

Santri Peramal Prabowo Jadi Menteri Ungkap Rahasia Bisa Dipilih Jokowi Ikut Kuis Berhadiah Sepeda

"Jadi itu hak pribadi beliau, dan ada agenda atau tidak? tidak usah diterjemahkan apapun. Tapi sekarang intinya beliau sekarang sedang melakukan proses dalam pertahanannya. Toh pertahanan kita lemah kan? kedaulatan pertahanan kita lemah kan? adanya beliau kan untuk memperkuat? jadi biarlah," tambahnya.

Sementara, terkait Pernyataan juru bicara PA 212 Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin atau Novel Bamukmin yang mengaku kecewa atas keputusan Prabowo Subianto, Ustadz Haikal Hassan juga mengaku kecewa.

"Ya kecewa jelas, kita juga, semua juga ya, saya kan dari PA 212, Ketua 2 PA 212 ya jelas kecewa, kenapa? karena tadinya kan kita mempercayakan kepada beliau, tapi itu kekecewaan yang wajar setelah diungkapkan. Urusan pribadi, urusan pribadi beliau," UNgkap Ustadz Haikal.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved