Penentuan Tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek Tinggal Satu Bulan Lagi

BPJT dan PT Jasa Marga hanya memiliki waktu satu bulan untuk menyelesaikan pembahasan terkait tarif Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated).

Warta Kota/Muhammad Azzam
Progres pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated hampir rampung. Tercatat sudah mencapai 99 persen, tinggal menyisahan pengerjaan pengaspalan saja dan pemasangan rambu-rambu jalan. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk hanya memiliki waktu satu bulan untuk menyelesaikan pembahasan terkait tarif Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated).

Pasalnya, jalan berbayar sepanjang 36,4 kilometer itu ditargetkan beroperasi awal Desember 2019, agar dapat dimanfaatkan masyarakat saat Natal dan Tahun Baru 2020.

"Kami masih bahas terus ya. Isunya cukup kompleks. Kami (BPJT dan Bina Marga) serta Jasa Marga sepakat untuk pembahasannya dituntaskan sebelum dioperasikan," kata Kepala BPJT, Danang Parikesit, kepada Kompas.com.

Ketindihan dan Melihat Hantu Saat Tidur? Berikut Penjelasan secara Ilmiah

Adapun skema tarif yang kini tengah dibahas, disesuaikan dengan tarif pada ruas tol eksisting atau rebalancing.

Hal itu dilakukan dengan harapan agar para pengguna jalan tol eksisting bersedia untuk menggunakan tol layang.

Sejauh ini, Kementerian PUPR berharap tol layang hanya digunakan oleh kendaraan golongan I atau kendaraan pribadi.

Hal ini karena masih tingginya pelanggaran muatan yang dilakukan oleh kendaraan gandar besar, sehingga dikhawatirkan berdampak pada struktur jalan.

Sekalipun, struktur jalan tol layang itu diklaim mampu menahan beban hingga kendaraan Golongan V.

"Sekarang lagi proses untuk rebalancing, mana yang lebih baik. Kami belum putuskan (besaran tarifnya)," kata Danang.

Ada 2,4 Miliar Pengguna Mengakses Facebook Setiap Bulannya

Adapun formula rebalancing tersebut, kata Danang, masih dihitung untuk mengetahui tingkat penyesuaiannya.

Untuk diketahui, tarif tol eksisting yang telah beroperasi sejak 1988 itu sebesar Rp 208 per kilometer.

Sementara, usulan tarif tol layang berdasarkan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) Rp 1.250 per kilometer.

Jumlah Tenaga Kerja Turun 1.000 Orang, Kepala BKPM: Enggak Usah Dipertentangkan

Artinya, ada gap yang cukup jauh antara tarif tol layang dan tol eksisting saat ini.

"Ini yang masih dicari di level berapa rebalancing-nya. Kami belum tuntas bahasnya. Dalam minggu ini kita bahas lagi," kata Danang.

"Kemarin kan dengan Dirjen Bina Marga kita bahas sebelum November. Tapi belum selesai. Di ujung November deh pas izin pengoperasian," katanya.

Asyik, Stasiun Bekasi Melayani KA Jarak Jauh Mulai Besok

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sebulan Lagi "Deadline" Penentuan Tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved