Sabtu, 2 Mei 2026

Kericuhan suporter

Sesmenpora Sesalkan Kericuhan yang Dibuat Suporter Persebaya Surabaya

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto menyesalkan aksi suporter Persebaya Surabaya, yang merusak Stadion GBT

Tayang:
Warta Kota/Banu Adikara
Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot Dewa Broto. 

Kericuhan yang terjadi yang terjadi seusai laga Persebaya Surabaya versus PSS Sleman , di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa (29/10/2019), sangat disesalkan oleh Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto .

Kericuhan meledak seusai wasit Thoriq Al Katiri meniup peluit tanda berakhirnya laga, yang dimenangkan oleh PS Sleman dengan skor 3-2.

Sejumlah suporter masuk ke lapngan Gelora Bung Tomo, usai kealahan Persebaya 2-3 dari PS Sleman, Selasa (29/10/2019)
Sejumlah suporter masuk ke lapngan Gelora Bung Tomo, usai kealahan Persebaya 2-3 dari PS Sleman, Selasa (29/10/2019) (Tribun Jatim)

 Suporter Persebaya langsung turun ke lapangan, kemudian merusak fasilitas stadion seperti bangku pemain dan lainnya.

Akibat insiden ini, Persebaya harus menelan kerugian cukup besar.

Gatot S Dewa Broto menyayangkan insiden tersebut, terlebih karena Stadion Gelora Bung Tomo merupakan salah satu stadion yang bakal digunakan untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021.

 “Tentu saja kita prihatin atas kejadian tadi malam. Yang namanya kericuhan itu kan ada dua, pertama kericuhan yang internal karena kekecewaan, seperti yang kemarin di PSIM. Lalu yang kedua kericuhan antarsuporter, ini yang sering terjadi,” kata Sesmenpora saat ditemui di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

“Tapi apapun bentuknya, kami tentunya prihatin dan sesalkan. Apalagi GBT itu merupakan salah satu stadion yang akan digunakan untuk Piala dunia U-20. Nanti pertengahan November FIFA mau datang inspeksi,” ujarnya.

Untuk itu, Sesmenpora meminta Persebaya dan suporternya bisa mengembalikan citranya, dengan tak mengulang kejadian serupa.

Dia berharap, suporter tim lainnya tidak meniru hal-hal yang merugikan tim, dan membuat citra sepakbola Indonesia kembali suram. 

“Kalau recovery fisik mungkin tidak sulit, yang sulit itu recovery image. Makannya kami minta kepada Persebaya dan suporternya untuk menunjukkan tanggung jawab. ini juga berlaku untuk suporter klub lain,” kata Gatot. (Abdul Majid)

Pemkot Benahi Stadion GBT Surabaya Dirusak Massa Setelah Persebaya Dikalahkan PS Sleman 2-3

Bonek Ngamuk di Stadion Setelah Bajul Ijo Kalah, Manajemen Persebaya Harap Tak Disanksi Laga Usiran

Suporter Persebaya Surabaya Buat Kericuhan di Gelora Bung Tomo

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved