Breaking News:

Kesehatan

Kurangi Aktivitas Otak Bisa Memperpanjang Usia, Ini 5 Cara Menenangkan Otak

"Ini tentang bersikap jujur ​​pada diri sendiri tentang memiliki batasan jelas dan mengatakan pada diri sendiri Anda akan beristirahat."

Healthline
Ilustrasi latihan menenangkan otak 

Semua orang ingin tetap memiliki pikiran tajam seiring bertambahnya usia.

Masuk akal bahwa salah satu cara untuk mencapai hidup lebih lama adalah mempertahankan otak aktif.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengurangi aktivitas otak justru membuat hidup lebih tenang dan umur lebih panjang.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis Nature,  peneliti Harvard Medical School melaporkan, otak tenang disebabkan karena aktivitas saraf berkurang dapat menyebabkan usia lebih panjang.

Setelah menganalisis jaringan otak yang disumbangkan dari orang  meninggal pada usia 60-100 tahun, para peneliti mengatakan, orang paling lama hidup memiliki tingkat gen  lebih rendah terkait aktivitas saraf.

Protein REST yang menekan aktivitas saraf ditemukan terkait aktivitas saraf dan mortalitas.

Cara Mengenali Anda Kecanduan Bermain Ponsel, Hati-hati Kesehatan Mental Bisa Terganggu

Percobaan pada cacing dan mamalia, meningkatkan REST menyebabkan aktivitas saraf lebih rendah dan rentang hidup lebih lama.

"Studi ini menunjukkan bahwa periode harian aktivitas melambat, baik dihabiskan dalam meditasi, unitasking, atau hanya diam atau tidur sama pentingnya bagi kesehatan otak dan umur panjang dengan aktivitas dan olahraga," kata Gayatri Devi MD, ahli saraf dan psikiater di Northwell Health di New York.

"Otak adalah organ yang paling haus energi di tubuh kita, mengonsumsi hampir sepertiga dari energi kita," kata Devi.

Menurut dia, otak semakin banyak istirahat atau kurang aktivitas, semakin baik.

Halaman
1234
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved