Pesawat Jatuh

Keluarga Korban Lion Air JT-610 Ungkap Masih Ada Kewajiban Maskapai Belum Dijalani

Keluarga korban pesawat jatuh Lion Air JT-610 mengungkapkan adanya kewajiban maskapai yang belum dilaksanakan hingga sekarang.

Keluarga Korban Lion Air JT-610 Ungkap Masih Ada Kewajiban Maskapai Belum Dijalani
Wartakotalive/Junianto Hamonangan
Foto keluarga korban pesawat Lion Air JT-610 antre masuk ke dalam KRI Semarang-594 dari Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (29/10/2019). 

Keluarga korban pesawat jatuh Lion Air JT-610 mengungkapkan adanya kewajiban maskapai yang belum dilaksanakan hingga sekarang.

Seorang perwakilan keluarga, Anton Sahadi mengatakan beberapa yang dijanjikan seperti menyerahkan santunan berdasarkan Permenhub Nomor 77 Tahun 2011.

"Tapi itu belum 100 persen selesai. Artinya belum banyak keluarga korban yang belum terima itu," ucapnya, Selasa (29/10).

Menurut perwakilan keluarga dari korban bernama Muhammad Rafi Ardian dan Rian Ariandi tersebut, baru segelintir saja yang telah menerima uang santunan.

"Yang saya ketahui sampai hari ini baru sekitar 69 (perwakilan keluarga) yang sudah menerima. Selebihnya belum," ucapnya.

 Pagar Mewah Rp 80 Juta Roboh Karena Perbaikan Selokan Air, Pemilik Tuntut Ganti Rugi

 HEBOH Jenazah Wanita Hidup Lagi Seusai Disentuh Suaminya, Sudah 3 Hari Meninggal & Nyaris Dikremasi

 Siap Jadi Kapolri, Sepak Terjang Komjen Idham Aziz dari Berantas Teroris Hingga Buru Putra Cendana

 Inilah 13 Tokoh Sejarah yang Berperan Dalam Pembuatan Teks Sumpah Pemuda

Anton pun menyayangkan lambannya proses santunan yang menjadi hak keluarga korban pesawat nahas tersebut.

"Udah jelas ketentuannya paling telat 30 hari setelah kejadian, maksimal 60 hari setelah kejadian dana tersebut sudah di tangan ahli waris," tuturnya.

Menurut Anton, belum adanya realisasi tersebut dikarenakan pihak maskapai beralasan keluarga korban sedang mengajukan proses hukum.

"Alasan dari pihak Lion Air sudah menjawab bahwasanya atas nama puluhan tersebut sedang menjalani proses hukum lainnya. Sehingga kami tidak bisa memberikan dana bantuan atau dana ganti kerugian berdasarkan Permenhub tersebut," katanya.

 Keberadaan PKL Ternyata Malah Merusak Tampilan Jalur Sepeda di Kembangan

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved