Breaking News:

Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Buruh Bakal Gelar Demonstrasi Besar-besaran

KONFEDERASI Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak keputusan pemerintah menaikkan besaran iuran BPJS Kesehatan mulai 1 Januari 2020.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
ILUSTRASI BPJS Kesehatan 

"Bagi masyarakat Jakarta yang berpenghasilan upah minimum Rp 3,9 juta saja agak berat bayar iuran," kata Said.

"Apalagi bagi masyarakat di daerah dengan upah minimum kecil seperti Sragen, Jogja, Boyolali, Halmahera, Pacitan, Subang, Papua, Mamuju, dan lainnya."

KISAH Idham Azis Ditunjuk Jadi Calon Kapolri, Batal Bertemu Ketua KPK, Ditanya Kapan Pensiun

"Dengan penghasilan masyarakatnya di bawah Rp 2 juta, maka bayar iuran BPJS Rp 210 ribu per keluarga tadi akan sangat berat dan akan menurunkan daya beli mereka sebesar 30 persen," paparnya.

Said Iqbal mengatakan, solusi defisit BPJS Kesehatan seharusnya bukan menaikan iuran, melainkan menaikkan jumlah peserta pekerja formal.

"Karena iuran mereka setiap tahun otomatis naik, saat ini jumlah pekerja formal yang menjadi peserta BPJS Kesehatan hanya 30 persen dari total pekerja formal," jelasnya.

Jadi Calon Tunggal Kapolri, Idham Azis Mengaku Pernah Biarkan Anaknya Ditilang

Selain itu, pemerintah disarankan menutup defisit dengan mengambil dana dari cukai rokok.

"Dan yang terakhir adalah menaikkkan jumlah peserta (penerima bantuan iuran) PBI orang miskin dengan nilai iuran PBI dinaikkan menjadi nilai keekonomian," usulnya.

Sebelumnya, Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan, peserta mandiri akan ogah-ogahan bayar iuran BPJS Kesehatan akibat adanya kenaikan per 1 Januari 2020.

Pakar Politik Ungkap Prabowo Tolak Tawaran Awal Jokowi, Pilih Jadi Menhan karena Punya Tujuan Khusus

Timboel menjelaskan, naiknya iuran 100 persen ini juga membuat peserta mandiri memiliki keinginan untuk turun kelas perawatan menjadi kelas 3.

"Akibat turun kelas dan peserta non aktif meningkat, kemungkinan pendapatan iuran dari peserta mandiri akan menurun."

 6 Bulan Lagi Amien Rais Bakal Kritik Kabinet Jokowi, Sekjen PDIP Ungkit Nazar Jalan Kaki dari Jogja

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved