Berita Daerah

BNI Salah Transfer, Nasabah Pura-pura Tak Tahu Malah Dipakai untuk Keperluan Pribadi

Seorang nasabah divonis denda Rp 4 Miliar setelah seorang pegawai bank salah lakukan transfer.

BNI Salah Transfer, Nasabah Pura-pura Tak Tahu Malah Dipakai untuk Keperluan Pribadi
thinkstockphotos
Ilustrasi. Pergerakan kurs rupiah akan lebih dipengaruhi oleh sentimen eksternal pada perdagangan Senin (17/6/2019). 

Seorang nasabah divonis denda Rp 4 Miliar setelah seorang pegawai bank salah lakukan transfer.

Direktur Utama PT Dharma Utama Metrasco Eddy Sanjaya terjerat pelanggaran beberapa pasal undang-undang tentang transfer dana dan tentang perseoran terbatas.

Dirut perusahaan yang bergerak di bidang jasa pemasaran/penjualan tiket, itu dijatuhi hukuman denda Rp 4 miliar oleh hakim Pengadilan Negeri Medan, Senin (28/10/2019).

Ini karena Eddy dengan sengaja menguasai uang Rp 3,6 miliar hasil salah kirim pegawai  bank.

Pegawai Bank BNI 46 Medan Salah Transfer, Nasabah yang Didenda Rp 4 Miliar

Uang itu tak sengaja dikirim ke rekening Eddy.

Bukannya mengembalikan, Eddy malah pakai uang tersebut untuk biaya operasional perusahaannnya.

"Akibat perbuatan terdakwa PT Dharma Utama Metrasco, saksi korban pihak PT BNI Tbk merasa keberatan dan mengalami kerugian sebesar Rp 2.880.574.000," kata jaksa Rosinta.

Kejadian itu berawal pada 2013, saat Raja Penawar Sembiring, teller di BNI cabang Medan, melakukan transaksi tunai, nontunai, dan kliring yang masuk.

VIDEO : Viral Politisi PSI Soroti Anggaran Belanja Lem Aibon Rp 82,8 Miliar Disdik DKI Jakarta

Saat itu Raja menerima dua berkas bilyet giro.

Ia harus melakukan setoran kliring ke rekening perusahaan milik Eddy, yakni PT Dharma Utama Metrasco dan rekening BNI PT Supernova.

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved