Berapa Tarif Tol Layang Cikampek? Ini Estimasinya

Dalam waktu dekat tol layang terpanjang di ruas Jakarta-Cikampek (Japek) atau elevated II siap beroperasi.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Progres pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated hampir rampung. Tercatat sudah mencapai 99 persen, tinggal menyisahan pengerjaan pengaspalan saja dan pemasangan rambu-rambu jalan. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Dalam waktu dekat tol layang terpanjang di ruas Jakarta-Cikampek (Japek) atau elevated II siap beroperasi.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menargetkan akhir November 2019 bisa digunakan sehingga saat liburan Natal dan Tahun Baru, masyarakat juga bisa menikmatinya.

Lantas berapa tarif yang akan ditetapkan untuk melintas di tol layang sepanjang 36,4 km tersebut?

Menurut informasi dari Kompas Properti, sebelumnya tarif yang diusulkan pada Jalan Tol Layang Japek II besarannya sekitar Rp 1.700 hingga Rp 2.000 per kilometernya (Km).

Dengan begitu, artinya untuk rute terjauh dari Cikunir sampai Karawang Barat, besaran ongkos yang harus dikeluarkan pengguna jalan antara Rp 61.000 sampai Rp 72.000.

Masuk Daftar Hitam, Pangsa Pasar Huawei di China Bertambah Besar

Namun menurut Direktur Utama Jasa Marga Jalan Layang Cikampek, Djoko Dwijono, bila berdasarkan dokumen Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) tarif Tol Jakarta-Cikampek II ini diusulkan sebesar Rp 1.250 per kilometer (km).

"PPJT-nya itu Rp 1.250 per kilometer. Ini kami lagi pembahasan alot, karena masing-masing harus tercapai tujuannya, baik Jasa Marga dan pemerintah yang mewakili masyarakat," kata Djoko kepada Kompas Properti.

Bila benar demikian, artinya total ongkos yang dikeluarkan pengguna tol layang bisa lebih murah, yakni sekitar Rp 45.000 sepanjang 36,4 km.

Djoko mengatakan, nantinya Tol Layang Jakata-Cikampek akan terintegrasi langsung dengan Tol Jakarta-Cikampek yang sudah beroperasi.

Saatnya Tidak Bermain Curang PUBG Mobile, Bisa Kena Blokir

Apabila benar demikian, maka tarif dari keduannya akan sama.

Namun untuk kebijakanya penuhnya menjadi kewenangan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Lebih lanjut, Djoko menjelaskan bila pemberlakukan tarif nantinya akan bersifat terbuka.

Pelanggan dapat langsung membayar menggunakan pembayaran non tunai saat masuk dari Gerbang Tol Cikunir dan berakhir di Karawang Barat atau Timur.

"Jadi ini tidak ada pintu keluar lain, hanya di Karawang Barat atau Karawang Timur. Nah, pengendara nanti tinggal memilih mau menggunakan tol yang di bawah atau tol layang," kata Djoko.

Ternyata Generasi Z Lebih Ambisius dan Optimistis Ketimbang Milenial, Ini Penjelasannya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini Estimasi Tarif Tol Layang Cikampek

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved