Artis

Setelah Kehilangan Rekan Satu Band hingga Istri, Ifan Seventeen Ingin Tinggal di Pondok Pesantren

Ifan Seventeen kehilangan tiga sahabat sekaligus partner bermusik di Band Seventeen hingga Dylan Sahara, istrinya.

Setelah Kehilangan Rekan Satu Band hingga Istri, Ifan Seventeen Ingin Tinggal di Pondok Pesantren
Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan
Penyanyi Ifan Seventeen saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta Pusat, Minggu (26/5/2019). 

Kehilangan orang-orang terdekat, termasuk istri, menjadi pukulan berat bagi Riefan Fajarsyah (36) alias Ifan Seventeen.

Ifan Seventeen kehilangan tiga sahabat sekaligus partner bermusik di Band Seventeen hingga Dylan Sahara, istrinya.

Peristiwa memilukan tsunami di Tanjung Lesung, Anyer, Pandeglang, Banten, pada 22 Desember 2018 membuat Ifan Seventeen kini sendiri.

Ifan Seventeen bahkan kemudian memilih 'bersembunyi' dan tidak lagi muncul di industri musik Indonesia setelah tsunami itu menghilangkan orang-orang tercintanya.

Frontman Band Seventeen tersebut seakan menutup diri untuk menenangkan setelah kehilangan Dylan Sahara, Andi (drum), Herman (gitar) dan Bani (bass), serta dua kru Band Seventeen.

Setelah terpukul bahkan hingga terguncang, Ifan Seventeen berencana meninggalkan panggung musik beserta industrinya.

Selalu Terluka Setiap Melihat Film Kemarin, Ifan Seventeen: Ini Warisan Buat Anak-anak Esok Hari

Perjalanan Panjang Band Seventeen Diangkat Sutradara Upie Guava ke Layar Lebar Lewat Film Kemarin

"Aku ingat, waktu itu aku ngobrol sama manajemen. Aku bilang mau hidup di pondok pesantren saja," kata Ifan Seventeen berbincang, Selasa (29/10/2019).

Sesaat setelah ditinggalkan rekan-rekan dekat hingga Dylan Sahara, Ifan Seventeen seolah tidak punya semangat menjalani hidupnya.

"Saat itu mau tinggal di pesantren, dan cukup duit dari endorse produk muslim," ujar Ifan Seventeen tersenyum pahit.

Ifan Seventeen, vokalis Band Seventeen, bersama CEO Mahakarya Dendi Reynando dan Uli Moechtar, istri mendiang Herman Sikumbang (gitaris Band Seventeen), saat meluncurkan teaser dan poster film Kemarin di Sallo Inyan Coffee, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019). Film Kemarin adalah kisah perjalanan Band Seventeen.
Ifan Seventeen, vokalis Band Seventeen, bersama CEO Mahakarya Dendi Reynando dan Uli Moechtar, istri mendiang Herman Sikumbang (gitaris Band Seventeen), saat meluncurkan teaser dan poster film Kemarin di Sallo Inyan Coffee, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019). Film Kemarin adalah kisah perjalanan Band Seventeen. (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

Begitu kondisinya hancur, Ifan Seventeen sampai tidak mau ketemu mic, gitar dan panggung. "Waktu pertama kali ketemu panggung, aku malah sampai pingsan," ujar Ifan Seventeen.

Halaman
123
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved