Berita Video

VIDEO: Tak Kunjung Diangkat Jadi PNS, Guru SMPN 84 Koja Gugat Anies Hingga Menteri Tjahjo

"Kami mengajukan gugatan terhadap kepada kantor regional BKN RI. Kedua, gugatan terhadap Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Ketiga kita mengajukan g

Warta Kota
Kuasa Hukum Sugianti, Pitra Romadoni Nasution saat mendaftarkan gugatan perdata di PN Jakarta Timur, Senin (28/10). 

Kasus Sugianti, seorang guru honorer SMPN 84 Koja yang tak kunjung diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) belum juga tuntas.

Lantaran hinggi kini statusnya sebagai guru honorer belum juga berganti, Sugianti melayangkan gugatan perdata di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Senin (28/10).

"Ini surat kuasanya dengan nomor register 1916/SK/Penga/Inatd/2019/PN.Jkt.Tmr. Dan kami juga sudah bayar proses gugatannya tadi," ucap Kuasa Hukum Sugianti, Pitra Romadoni Nasution di lokasi.

Tak main-main, gugatan yang dilayangkan kali ini ditujukan kepada 4 pimpinan yang mengepalai instansi terkait, mulai dari gubernur hingga menteri.

Berdasarkan surat gugatan perdata, Sugianti menggugat Kepala Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta yakni Ratiyono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

"Kami mengajukan gugatan terhadap kepada kantor regional BKN RI. Kedua, gugatan terhadap Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Ketiga kita mengajukan gugatan kepada Gubernur DKI Jakarta. Keempat, Menpan RB RI," tuturnya.

Sebelumnya, Sugianti dinyatakan lukus CPNS pada tanggal 3 November 2013. Ia terdaftar dalam data Nominatif THK 2 yang diterbitkan BKD DKI Jakarta. Namun setelahnya, ia tak kunjung diangkat sebagai PNS.

Kemudian, pada Desember 2016, Sugianti mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebagai tergugat dinyatakan kalah pada 2017.

Dinas Pendidikan mengajukan banding hingga kasasi, akan tetapi instansi pemerintah itu terus dinyatakan kalah hingga keluar putusan di bulan Maret 2018 yang memerintahkan mereka melanjutkan proses pengangkatan PNS Sugianti.

Namun demikian, pengangkatan Sugianti kembali terbentur oleh BKN Wilayah berdasarkan PP Nomor 56 Tahun 2012 dengan alasan bahwa pelaksanaan seleksi CPNS telah berakhir pada 30 November 2014. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved