Pilkada Serentak

Maju Pilkada 2020, Wasekjen Gerindra Geram Kapolda Sumbar Pasang Foto di Semua Polsek

Politisi Partai Gerindra, Andre Rosiade tuding Kapolda Sumatera Barat, Irjen Fakhrizal manfaatkan jabatan sebagai alat kampanye Pilgub Sumber 2020

Maju Pilkada 2020, Wasekjen Gerindra Geram Kapolda Sumbar Pasang Foto di Semua Polsek
Kolase foto (Twitter)
Wasekjen Gerindra Andre Rosiade geram dan tuding Kapolda Sumbar Irjen Fakhrizal pajang semua fotonya di polsek 

Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade terlihat geram dengan temuan potret Kapolda Sumatera Barat Irjen Fakhrizal yang dipajang di seluruh polsek wilayah hukum Polda Sumatera Barat.

Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang itu menuding Irjen Fakhrizal manfaatkan fasilitas jabatan untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Sumatra Barat pada tahun 2020 mendatang.

Kekecewaan tersebut disampaikan oleh anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Sumbar 1 2019-2024 itu lewat akun twitternya @@andre_rosiade pada Sabtu (26/10/2019) malam.

Lewat mention, Andre meminta kepada Presiden Jokowi, Menkopolhukam Mahfud MD serta Divisi Humas Polri untuk menindak pelanggaran tersebut.

Din Syamsuddin dan Andre Rosiade Ungkap Keprihatinan Mendalam Akibat Banyaknya Korban di Wamena

"Pak @jokowi, Prof @mohmahfudmd, Mabes Polri @DivHumas_Polri tolong kalo pak Kapolda Sumbar ini mau jadi Gubernur silahkan. Tapi patut diduga ada indikasi yg bersangkutan mempergunakan Fasilitas Jabatan. Sikahkan cek di Polsek2 juga dipajang Foto yg bersangkutan," tulisnya pada Sabtu (26/10/2019).

Dua hari berselang dan tidak kunjung mendapatkan respon dari Jokowi, Mahfud MD ataupun Divisi Humas Polri, Andre kembali menuliskan kicauannya pagi tadi, Senin (29/10/2019).

Dalam statusnya, Andre menegaskan akan meminta anggota Komisi 3 DPR RI untuk melakukan pengawasan terkait pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) yang diduga dilakukan oleh Irjen Fakhrizal.

"Sbg Anggota DPR RI Dapil Sumbar 1, sy akan meminta Komisi 3 DPR RI utk melakukan tugas pengawasan terhadap dugaan penyalahgunaan kekuasaan Kapolda Sumbar. Yg patut diduga melakukan indikasi kampanye terselubung utk maju Pilgub Sumbar," tulisnya sekaligus meneruskan pesan kepada @mohmahfudmd.

Catut Nama Kapolda Metro Jaya, Dua Penipu Kibuli Keluarga Tersangka Kasus Judi Hingga Rp 1,1 Miliar

Kicauannya tersebut secara langsung menarik perhatian warga net.

Sebagian besar mendukung kritik yang disampaikan Andre, sebagian lainnya justru menuliskan komentar nyinyir soal dirinya maupun Partai Gerindra.

Seperti Heru Muliadi lewat akun @muliadi_heru; yang medukung Andre dan meminta agar Irjen Fakhrizal dapat mengundurkan diri dari jabatan kapolda Sumbar sebelum ikut serta dalam kontestasi Pilkada sebagai Calon Gubernur (Cagub) Sumbar.

"Kayaknya yang komen kurang pinter tapi banyak nyinyir. Jika benar Pak Kapolda maju ke PIlGub, mohon mundur dulu dari jabatan dan tidak memanfaatkan fasilitas dari Negara, jika emang layak dan berkualitas kami siap dukung," tulisnya.

"Biarin aja dlu da (kakak)...nan banyak baliho di jalan lintas sumatra di prov sumbar baliho pak kapolda, sifaldo jo walikota payokumbuah....rakyat ndk mamiliah (memilih) baliho doh.. rakyat mamiliah pemimpinnyo," balas Adhil Rajo Bintang lewat akun @AdhilRajo.

Sedangkan Alfitaa_Tanjung lewat akun twitternya @AlfitTanjung mengaku tidak dapat berkomentar lantaran takut terkena Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Mau ikut komen tp takut di tangkep, Klu bg @andre_rosiade enak lah punya imunitas dr DPR RI," tulisnya diakhjir emoji tersenyum. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved