Kabinet Jokowi

HM Prasetyo Sebut Jaksa Agung Jabatan Politis, Lalu Berikan Pesan Ini kepada Penerusnya

HM Prasetyo mengatakan, jabatan sebagai Jaksa Agung didukung oleh partai politik.

HM Prasetyo Sebut Jaksa Agung Jabatan Politis, Lalu Berikan Pesan Ini kepada Penerusnya
Ambaranie Nadia K.M
HM Prasetyo 

"Pak Pras sebagai kakak saya, terimalah kami di kejaksaan kembali," ujarnya.

ST Burhanuddin juga mengatakan Prasetyo telah membuat Kejaksaan Agung menjadi organisasi yang lebih baik.

 Menko Berwenang Batalkan Kebijakan Menteri Lain, Gerindra: Jokowi Raja?

"Jadi kami mohon bantuan Pak Pras untuk membimbing saya dalam tugas yang berat ini."

"Kami mohon doa restu secara pribadi kami bisa melanjutkan apa yang telah ditanam di sini," paparnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin membantah dirinya ditunjuk oleh Presiden Jokowi karena terafiliasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

 Kabinet Indonesia Maju Tak Banyak Tampung Relawan, Maruf Amin Berharap Wamen Punya Wakil Juga

"Enggak ada (titipan PDIP). Saya diambil profesional, sama sekali tidak," tegas Burhanuddin di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Burhanuddin menjelaskan dirinya bukan anggota PDIP ataupun partai politik.

 Komjen Idham Azis Jadi Kapolri Tunggu Komisi III DPR Terbentuk

Dia menegaskan tidak memiliki kartu anggota dari partai mana pun.

"Tidak sama sekali. Apalagi KTA, kantornya saja saya tidak tahu," ujarnya.

Meski begitu, Burhanuddin tidak menampik dirinya adalah adik dari politikus senior PDIP TB Hasanuddin.

 PA 212 Minta Prabowo Pulangkan Rizieq Shihab dalam Waktu 100 Hari, Gerindra: Itu Bukan Tugas Menhan

Namun, katanya, posisi sang kakak di partai tidak terkait dengan pengangkatan dirinya sebagai Jaksa Agung.

"Apakah misalnya kakak saya tokoh PDIP apakah saya tidak boleh?"

"Jangan terus bapak saya tokoh PDIP kemudian hak keperdataan saya lalu hilang," tuturnya.

 Prabowo Pernah Sekolahkan 35 Perwira ke Luar Negeri Pakai Duit Pribadi, Salah Satunya Jenderal Ini

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem Irma Suryani Chaniago meminta PDIP konsisten dalam pemilihan Jaksa Agung.

"Memang sebaiknya kita konsisten. Kemarin pada ribut jika Jaksa Agung dari partai atau diusung oleh partai akan jadi alat partai."

"Sebaiknya mari sama-sama konsisten," katanya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (24/10/2019).

Mengaku Intel

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin tak terlihat saat Presiden Joko Widodo memanggil para calon menteri, Selasa (22/10/2019).

Burhanuddin mengaku datang sekira pukul 07.30 WIB.

Ia pun bertemu dengan Jokowi, untuk berbincang-bincang mengenai jabatan yang kini didudukinya sebagai Jaksa Agung.

 Dua Menpora Sebelumnya Terlibat Korupsi, Zainudin Amali Minta Didoakan

"Jam 07.30 WIB hari kemarin. Maka saya tidak kelihatan. Dipanggil, saya ketemu (Jokowi)," ungkap Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Burhanuddin berujar, memang wajahnya tak terpantau di media televisi.

Ia pun berkelakar seorang intelijen, sehingga tidak terlihat saat datang.

 Pimpin Rapat Perdana Kabinet Indonesia Maju, Jokowi Minta Para Menterinya Jangan Ribut di Luar

"Tapi wajahnya tidak muncul di (TV), karena saya memang orang intel," kelakar Burhanuddin.

ST Burhanuddin adalah mantan Jaksa Muda Bidang Perdata dana Tata Usaha Negara.

Saat itu ia dipercaya oleh Jaksa Agung Basrief Arief yang menjabat sejak 2010 hingga 2014.

 60 Persen Warga Kota Bekasi Setuju Gabung ke Jakarta, Begini Respons Rahmat Effendi

Sebelum menjadi Jamdatun, ST Burhanuddin mengemban tugas sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Pulang

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin datang ke kantornya untuk pertama kali seusai dilantik oleh Presiden Joko Widodo.

Di hari pertama berkantor, ucap Burhanuddin, ia bertemu Wakil Jaksa Agung Agung Arminsyah, para Jaksa Agung Muda, dan Pejabat Eselon I dan II.

Ia menggelar video conference dengan para pejabat Kejaksaan Tinggi.

 Tito Karnavian Akui Bakal Susah Ubah Mindset Pemda Agar Jadi Pelayan Masyarakat

Lalu, memberikan pengarahan di internal kejaksaan.

Burhanuddin yang mengenakan jas hitam dalaman kemeja putih dengan dasi merah, mengaku bercerita soal perantauan.

"Cerita kami pulang kembali, katanya anak yang pergi sudah kembali," ujar Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

 Ini Dia Menteri Jokowi Paling Kere, Total Kekayaannya Cuma Rp 84 Juta

Burhanuddi berujar, akan bergerak cepat dan mempelajari mengenai tupoksinya di Kejaksaan Agung.

Karena itu, ia meminta awak media untuk menunggu penjelasan darinya.

"Saya harus mempelajari dulu, kan baru masuk, gimana pun juga saya sudah meninggalkan empat tahun, situasi kan berbeda."

 Di Rapat Kabinet Perdana, Jokowi Ungkap Pernah Ada Menteri Menolak Hadiri Rapat Menko

"Saya akan pelajari dulu, nanti kalau sudah dipelajari saya sampaikan ke teman-teman," ucap Burhanuddin.

Burhanuddin lantas bercerita mengenai sejarah namanya disingkat oleh guru saat mengenyam sekolah dasar.

Setelah dari Istana, Burhanuddin ramah tamah bersama Wakil Jaksa Agung Agung Arminsyah, para Jaksa Agung Muda, dan Pejabat Eselon I dan II di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

 PA 212 Desak Prabowo Pulangkan Rizieq Shihab Setelah Jabat Menhan, NasDem Bilang Tidak Relevan

Burhanuddin sempat menjelaskan mengenai sejarah namanya disingkat jadi ST, yang merupakan singkatan sari Sanitiar.

Menurut Burhanuddin, namanya disingkat jadi ST oleh guru sekolah dasar.

"Sanitiar, nama saya itu Sanitiar Burhanuddin."

 Tolak Tawaran Jadi Menteri Jokowi, Tri Rismaharini: Saya Harus Jaga Surabaya!

"Oleh guru SD saya dalam penulisan ijazah disingkat jadi ST," bebernya di Gedung Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2019).

Seraya berkelakar, Burhanuddin mengaku baru sadar saat usianya mulai beranjak dewasa.

"Saya juga mau gimana, udah tahunya udah gede, loh kok jadi ST?" ucapnya. (Reza Deni)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved