Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Electric Jakarta Marathon 2019 Diramaikan Pelari Dengan Kostum Unik

Semisal Valencia Mieke Randa yang turut serta sebagai pelari dengan mengenakan kostum ala superhero Batman

Warta Kota/Rafsanjani Jorang
Seorang peserta Electric Jakarta Marathon 2019 asal Pakistan membawa bendera negaranya. 

Electric Jakarta Marathon 2019 tak hanya diikuti peserta internasional.

Ajang yang telah diadakan sebanyak tujuh kali ini, turut pula menghadirkan nuansa-nuansa unik dari para pelari yang berpartisipasi. 

Kebanyakan pelari tentu akan mengenakan pakaian olahraga yang dapat menyerap keringat atau membuat nyaman tubuh saat berolahraga. 

Namun kenyataan itu tidak selalu sama dengan apa yang terlihat di Electric Jakarta Marathon 2019 yang diselenggarakan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, pada Minggu (27/10/2019).

Semisal Valencia Mieke Randa yang turut serta sebagai pelari dengan mengenakan kostum ala superhero Batman dalam ajang lari marathon yang telah terselenggarakan di Jakarta sejak 2013 silam. 

Valencia mengaku, terinspirasi mengenakan kostum superhero dikarenakan aktifitas kesehariaanya sebagai relawan Rumah Harapan Indonesia (RHI) yang merupakan rumah singgah bagi anak yang tidak mampung yang menderitas sakit keras seperti, kanker, jantung, ginjal dan sebagainya. 

"Superhero ini sebagai support kami buat adik-adik yang sedang berjuang sakit keras, sakit kanker supaya mereka bisa cepat sembuh," ucap Valencia sesuai mengkuti perhelatan lomba kepada Wartakotalive.com, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (27/10/2019).

Valencia mengatakan, terdapat 13 relawan RHI termasuk dirinya yang mengenakan kustom yang sama dalam ajang lari marathon ini dengan kategori nomor lari yang berbeda. 

"Ada 13 pelari, 5 K, 21 K, 10 K (kategori lari marathon) juga. Kami berlari untuk men-support adik-adik yang sakit di Rumah Harapan Indonesia. Kami bersyukur sekali, karena ada event ini membuat kami selain sehat, kita juga bisa create awareness (menciptakan kesadaran) semua orang untuk sama-sama sehat dan sama-sama berbuat baik," jelasnya. 

Tak hanya kustom superhero, terdapat pula pelari yang menggunakan baju adat dalam berlari di rute lintasan marathon. 

Halaman
12
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved