Pas Selesai Makan di Warteg, Terduga Teroris Langsung Dicokok Tim Densus 88

Para terduga teroris dicurigai simpatisan ISIS karena berbaiat pada pimpinan ISIS yakni Abu Bakar Al Baghdadi serta mengikuti pelatihan militer

Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Densus 88 Anti Teror menangkap seorang terduga teroris Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (26/10/2019). 

Jika di Kota Bekasi, seorang terduga teroris ditangkap saat sedang bermain bulu tangkis, di Kota Depok, seorang terduga teroris berinisial AR (27) dicokok Tim Densus 88 saat tengah sarapan di sebuah warteg di Jalan Gandul Raya, Cinere, Depok, Sabtu (26/10).

Agus (23) karyawan warteg, mengatakan, AR ditangkap oleh polisi ketika baru saja menghabiskan sarapannya.

“Pas selesai, dia (AR) langsung diri terus langsung ditangkap, kepalanya ditutupin kain terus langsung dibawa (polisi),” kata Agus kepada Warta Kota saat ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Gandul Raya, Cinere, Depok, Minggu (27/10/2019) kepada Wartakotalive.com.

Agus mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Sebab dirinya enggak menyangka jika pria yang dikenalnya lumayan lama ini terlibat jaringan teroris.

Selama ini, Agus melihat AR adalah sosok yang ramah dan baik karena kerap makan di warteg tempat dirinya bekerja.

“Selama saya kenal sih orangnya baik-baik saja, enggak nyangka bener dia bisa ditangkap karena katanya jadi teroris,” papar Agus.

Agus mengatakan, sebelum terjadi penangkapan, dirinya kerap melihat orang bolak balik sekitaran warteg.

Namun saat itu dirinya tak curiga jika orang tersebut tengah mengintai AR.

“Dua hari sebelumnya me­­mang ada orang mondar mandir saja ke sini (warteg dan sekitaran warteg), tapi memang pas banget AR nya juga lagi enggak makan di sini,” tutur Agus.

Tak hanya AR, Agus ju­ga mengatakan keluarga tem­pat AR kerap tinggal di kawasan Gandul ini tersebut sering membeli makanan di wartegnya.

“Soalnya kan emang rumahnya dekat, di seberang, dia juga kan suka bolak balik ke rumah keluarganya di sini, kalau dianya sendiri punya toko mainan di daerah Sawangan,” papar Agus.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (27/10/2019), membenarkan penangkapan terduga teroris AR.

Para terduga teroris dicurigai simpatisan ISIS karena berbaiat pada pimpinan ISIS yakni Abu Bakar Al Baghdadi serta mengikuti pelatihan militer di Gunung Ciremai pada 29 Maret 2019.

AR diduga mengetahui pembuatan bahan peledak yang dirakit oleh Endang alias Pak Jenggot di daerah Majalengka.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved