Jakarta

Salah Satu Korban Tenggelam di Banten akan Dimakamkan Satu Liang dengan Mendiang Ayahnya

Suasana haru terlihat di rumah duka, Jalan Pertanian Utara No 49 RT 04/RW 01, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Warta Kota/Junianto Hamonangan
Rumah duka Christiano Arthur di Jalan Pertanian Utara No 49 RT 04/RW 01, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (26/10/2019). Arthur adalah salah satu dari 5 korban tenggelam di Sungai Gajeboh, Banten, Jumat kemarin. 

Christiano Arthur Immanuel Rumahorbo (14), korban tewas tenggelam di Sungai Gajeboh, Desa Kanekes, Leuwidamar, Lebak, Banten, akan dimakamkan Minggu (27/10/2019).

Suasana haru terlihat di rumah duka, Jalan Pertanian Utara No 49 RT 04/RW 01, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kerabat dan teman-teman korban terlihat datang silih berganti ke rumah duka.

Korban Tenggelam di Sungai Gajeboh Banten akan Dimakamkan di Jagakarsa

Korban Tenggelam Ditolak Gunakan Ambulans Tamparan Keras Buat Wali Kota Tangerang

Merry (44), kerabat dekat korban, mengatakan, keponakannya itu akan dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Pihak keluarga sengaja memakamkan Christiano Arthur di tempat tersebut.

"Rencana pemakamam besok (Minggu) di Pondok Kelapa, ditimpa sama bapaknya, jadi satu liang," kata Merry, Sabtu (26/10/2019).

TERUNGKAP, Malvin Tewas Tenggelam di Banten Saat Berusaha Menolong Temannya

Artis Diduga Finalis Putri Pariwisata Digerebek Polisi Saat Tengah Berhubungan Badan di Hotel

Merry mengatakan, anak kedua dari dua bersaudara itu sudah ditinggalkan selamanya sang ayah, Pdt Meyer Rumahorbo yang meninggal karena menderita penyakit leukimia beberapa tahun lalu.

Kepergian Christiano Arthur menyisakan duka mendalam bagi Ridama Malau (37), ibunya.

Ridama Malau sempat mengantar anaknya ke sekolah untuk pergi studi tur.

Rumah duka Christiano Arthur di Jalan Pertanian Utara No 49 RT 04/RW 01, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (26/10/2019). Arthur adalah salah satu dari 5 korban tenggelam di Sungai Gajeboh, Banten, Jumat kemarin.
Rumah duka Christiano Arthur di Jalan Pertanian Utara No 49 RT 04/RW 01, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (26/10/2019). Arthur adalah salah satu dari 5 korban tenggelam di Sungai Gajeboh, Banten, Jumat kemarin. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

"Jam lima mamanya sempat ngantar (Christiano Arthur) ke sekolah. Mamanya bilang 'jam 5 kau ku antar, jam 5 ku jemput mayatmu'," ucap Mery menirukan suara Ridama Malau.

Bagi Mery, keponakannya itu memiliki kepribadian yang sangat baik. Sehingga banyak orang merasa kehilangan dengan kepergian Christiano Arthur.

"Anaknya patuh, nggak songong, santun, masih kayak bocah. Saya gemetar pas tahu (korban tewas tenggelam)," ucap Merry.

Pria Ini Temukan Barang Antik di Sungai Cisadane, Mulai dari Pedang hingga Teko Aladdin

Seorang Whistle Blower Berhasil Kabur Mengungkap Kekejaman Kamp Konsentrasi China yang Melebihi Nazi

Sebelumnya diberitakan, lima siswa SMP Budhaya III Santo Agustinus, Jakarta Timur, meninggal setelah tenggelam di Sungai Gajeboh, Desa Kanekes, Leuwidamar, Lebak, Banten, Jumat (25/10/2019).

Kelima siswa tewas tenggelam itu yakni Malvin Reizen Alvino, Moses Imanuel Baskoro, Paskaleo Anestio Telaumbanua, Syahrul Ramadhan, dan Christiano Arthur Immanuel Rumahorboro.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved