Indra Sjafri Antusias Sambut Kehadiran 3 Pemain Senior di Timnas U-23 Indonesia

Pelatih Timnas U-23 Indonesia Indra Sjafri antusias menyambut tiga mantan anak asuhnya yakni Evan Dimas, Hansamu Yama Pranata, dan Zulfiandi.

Indra Sjafri Antusias Sambut Kehadiran 3 Pemain Senior di Timnas U-23 Indonesia
PSSI.org
Pelatih Tim Nasional Indonesia U-23, Indra Sjafri 

Pelatih kepala Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri menyambut dengan antusias kembalinya tiga mantan anak asuhnya yakni Evan Dimas, Hansamu Yama Pranata, dan Zulfiandi.

Tiga pemain itu diproyeksikan membantu Timnas U-23 Indonesia berlaga di ajang Sea Games 2019 di Filipina.

Indra Sjafri mengakui memiliki banyak kenangan manis bersama tiga pemain itu saat memperkuat Timnas U-19 Indonesia tahun 2013 lalu.

Pesan Sumardji Jadi Pelecut Sani Rizki untuk Tampil Maksimal di TC Timnas U-23

Seperti diketahui, Indra Sjafri bersama ketiga pemain itu sukses membawa trofi juara Piala AFF U-19 di Sidoarjo.

Pelatih asal Sumatera Barat itu mengakui kembalinya tiga pemain itu ke dalam timnya seperti menemukan puzle yang hilang.

"Ini kaya puzle yang hilang, sekarang ketemu lagi. Saya sangat puas dengan Evan dan Zulfiandi, kembalinya mereka ke saya seperti merasakan juara tahun 2013 dengan mereka," kata Indra Sjafri di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10/2019).

HASIL AKHIR, Diwarnai Hujan Deras Timnas U-23 Indonesia Tahan Imbang Arab Saudi 1-1

Pelatih berusia 56 tahun itu berharap kehadiran tiga pemain senior di timnya bisa membantu dalam mengambil medali emas Sea Games 2019.

Pengalaman dan kelebihan tiga pemain itu diharapkan bisa memberikan pengaruh besar terhadap permainan Timnas U-23 Indonesia.

"Saya ingin mereka bisa bantu kami supaya bisa meraih medali emas. Itu tugas khususnya termasuk bimbing juniornya saya pikir dia sanggup," paparnya.

Timnas U-23 Indonesia Kalah 0-2 dari China, Indra Sjafri Segera Evaluasi Tim untuk Laga Selanjutnya

Lebih lanjut, Indra menilai gaya bermain Evan Dimas tak akan kesulitan beradaptasi dengan permainan rekan-rekannya di skuat Garuda Muda.

"Saya pikir tidak sulit buat Evan Dimas karena dia sudah paham dengan filosofi saya, jadi harusnya lebih baik," tutur mantan pelatih Bali United tersebut. (Wahyu Septiana)

document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved